Konten dari Pengguna

Penulisan Kurban yang Benar menurut Tata Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penulisan kurban yang benar. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Penulisan kurban yang benar. Sumber: pexels.com

Bicara soal Hari Raya Idul Adha tentunya tidak terlepas dari pelaksanaan kurban. Adapun kurban sendiri merupakan tradisi menyembelih hewan ternak yang nantinya akan dibagikan kepada fakir miskin. Lantas, sebenarnya bagaimana penulisan kurban yang benar menurut tata bahasa Indonesia?

Sebab, masih banyak ditemukan penulisan kurban yang berbeda-beda. Hal ini tentu kerap membingungkan banyak orang. Oleh karena itulah, sangat penting untuk mengetahui penulisan kurban yang sesuai tata bahasa Indonesia.

Penulisan Kurban yang Benar

Penulisan kurban yang benar. Sumber: pexels.com

Kata kurban memang berkaitan erat dengan Hari Raya Idul Adha yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Berkaitan dengan kata tersebut, selama ini masyarakat Indonesia sering menemukan dua cara penulisan yang berbeda.

Sebagian orang menuliskan kata kurban yang diawali dengan huruf ‘k’. Kemudian sebagian lainnya menulis dengan awalan huruf ‘q’, yakni qurban. Walaupun berbeda, nyatanya kedua kata tersebut memiliki makna yang sama dan merujuk pada arti persembahan.

Lantas, penulisan kurban yang benar menurut tata bahasa Indonesia seperti apa? Jadi, kurban dan qurban sama-sama berasal dari bahasa Arab. Kata ini termasuk kata benda atau isim masdhar yang berasal dari kata kerja qaruba.

Dalam bahasa Arab, qurban memiliki arti kedekatan. Sedangkan qaruba berarti sesuatu atau seseorang telah dekat. Hal inilah yang membuat kata qurban kemudian dimaknai sebagai laku untuk mendekatkan diri pada sesuatu.

Menilik dari tradisi Islam, kata ini pada akhirnya identik dengan kegiatan mempersembahkan binatang sembelihan. Contohnya seperti sapi, kambing, dan juga unta. Tujuannya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sedangkan penulisan kurban yang benar menurut tata bahasa Indonesia adalah diawali dengan huruf ‘k’. Mengutip dari laman KBBI Online, kurban memiliki arti persembahan kepada Allah (seperti biri-biri, sapi, unta yang disembelih pada hari Lebaran Haji); pujaan atau persembahan kepada dewa-dewa; upacara mempersembahkan roti suci dan minuman segar.

Adapun untuk kata turunan kurban menurut KBBI adalah sebagai berikut.

  • Berkurban, artinya mempersembahkan kurban.

  • Mengurbankan, artinya mempersembahkan sesuatu sebagai kurban; membuat (menyebabkan) orang lain menjadi kurban.

Baca Juga: Arti Referensi dan Bentuk Penulisan yang Benar

Itu dia penjelasan tentang cara penulisan kurban yang benar menurut tata bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat, ya. (Anne)