Penyebab dan Proses Mengapa Terjadi Gerhana Bulan Total

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa terjadi gerhana bulan? Ada beberapa alasan, salah satu di antaranya adalah ketika bulan tertutup oleh bayangan bumi.
Gerhana bulan atau pun gerhana matahari merupakan fenomena alam yang terjadi saat matahari, bulan, dan bumi dalam satu garis lurus. Dibandingkan gerhana matahari, gerhana bulan lebih sering terjadi seperti pada tanggal 7 dan 8 September 2025 lalu.
Mengapa Terjadi Gerhana Bulan atau Blood Moon
Pada tanggal 7 September 2025 lalu, terjadi gerhana bulan yang istimewa, blood moon. Di Indonesia, gerhana bulan total terjadi pada tahun 2022. Gerhana bulan total yang terjadi kemarin, berlangsung pada tanggal 7 September jelang tengah malam hingga hari Senin dini hari, tanggal 8 September. Lumayan lama waktunya, dan bisa dinikmati oleh masyarakat. Mengapa terjadi gerhana bulan?
Dikutip dari Buku Master SD/MI, Ringkasan Materi dan Kumpulan Rumus Lengkap, Puspa Swara (2021:128), ada tiga macam gerhana bulan yaitu gerhana bulan total, gerhana bulan penumbra dan gerhana bulan parsial.
Gerhana bulan total atau sempurna, ketika posisi bulan berada pada umbra bumi sehingga bulan tertutup penuh oleh bayangan bumi. Gerhana bulan total berlangsung kurang lebih 1 jam 40 menit.
Gerhana bulan parsial atau sebagian, ketika setengah bagian bulan yang masuk ke dalam umbra bumi.
Sedangkan gerhana bulan penumbra terjadi ketika bulan berada di dalam bayang-bayang penumbra bumi. Pada gerhana bulan jenis ini, bulan tidak terlihat gelap sama sekali.
Dalam setahun, gerhana bulan terjadi minimal 2 kali.
Penyebab terjadinya gerhana bulan, ketika bumi berada di antara matahari dan bulan, yang mengakibatkan bayangan bumi jatuh ke permukaan bulan, sehingga bulan tampak seperti memantulkan cahaya matahari.
Sementara proses terjadinya gerhana bulan dimulai saat bulan bergerak ke bagian dalam bayangan bumi atau umbra. Pada saat itu, bulan berada sepenuhnya dalam bayangan bumi, dan cahaya matahari yang biasanya mencapai bulan dipantulkan oleh atmosfer bumi sehingga bulan tampak merah atau merah kecoklatan.
Baca Juga: Proses Terjadinya Gerhana Bulan dan Jenisnya
Mengapa terjadi gerhana bulan? Karena matahari, bulan, dan bumi posisinya dalam satu garis lurus.(IJS)
