Konten dari Pengguna

Penyebab Drum Besi dapat Mengapung di dalam Air

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sebuah drum besi dapat mengapung di dalam air, sumber foto (Mikhail P.) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sebuah drum besi dapat mengapung di dalam air, sumber foto (Mikhail P.) by unsplash.com

Sebuah drum besi dapat mengapung di dalam air disebabkan oleh drum yang mempunyai massa jenis kecil dan juga luas penempang yang besar. Hal ini berhubungan dengan hukum Archimedes yang mengungkapkan bahwa suatu benda dapat terapung apabila massa jenisnya lebih kecil dibanding massa zat cair. Fenomena ini tentu perlu dipahami karena berkaitan dengan pelajaran fisika di sekolah. Apalagi, kebanyakan orang berpendapat bahwa besi yang berukuran besar dan berbobot berat bisa tenggelam apabila dilempar ke air. Sebaliknya, bukti empiris menyatakan bahwa drum besi mampu mengapung di dalam air. Lalu, apa penyebab dari fenomena unik tersebut? Simak penjelasannya di artikel ini.

Penyebab Drum Besi dapat Mengapung di dalam Air

Penyebab drum besi mengapung di air adalah karena terjadi perbedaan massa jenis. Mengutip Buku Pintar Fisika oleh Efrizon Umar (2008), Hukum Archimedes berbunyi jika suatu benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda tersebut akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut.

Ilustrasi Sebuah drum besi dapat mengapung di dalam air, sumber foto by unsplash.com

Hukum fisika ini banyak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh fenomena hukum Archimedes yaitu jembatan ponton yang mengapung di permukaan sungai karena adanya drum-drum kosong yang ditempatkan di bagian bawah jembatan, sehingga memperoleh gaya ke atas yang besar.

Konsep Fisika Fluida

Berikut adalah contoh konsep fisika fluida yang berkaitan dengan fenomena terapungnya drum di dalam air.

1. Benda tenggelam

Kondisi ini terjadi saat massa jenis fluida lebih kecil dibanding massa jenis benda. Contohnya seperti besi yang bisa tenggelam apabila dimasukkan ke dalam air.

2. Benda melayang

Kondisi ini dapat terjadi saat massa jenis fluida seimbang dengan massa jenis benda. Contohnya yaitu telur yang dimasukkan ke air yang ditambah sedikit garam akan melayang akibat massa jenis dari kedua benda tersebut sama.

3. Benda terapung

Kondisi ini berlangsung saat massa jenis fluida lebih besar dibanding massa jenis benda. Contohnya yaitu styrofoam dapat terapung apabila dimasukkan ke air.

Teknologi yang menggunakan hukum Archimedes fisika yaitu hydrometer, kapal selam, kapal laut, balon udara, dan jembatan ponton. (DLA)