Penyebab Fenomena Generasi Muda yang Mengalami Kepudaran Terhadap Nasionalisme

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jiwa nasionalisme harus dimiliki oleh setiap orang di Indonesia. Sayangnya, jiwa tersebut bisa memudar di kalangan generasi muda. Fenomena generasi muda yang mengalami kepudaran terhadap jiwa nasionalisme disebabkan karena berbagai faktor.
Faktor-faktor inilah yang perlu diantisipasi. Dengan demikian, generasi muda bisa tetap mempunyai jiwa nasionalisme.
Alasan Fenomena Generasi Muda yang Mengalami Kepudaran Terhadap Jiwa Nasionalisme
Mengutip buku Sejarah Asia Tenggara, A. Kardiyat Wiharyanto (2012: 1), menurut Ensiklopedi Indonesia, nasionalisme adalah sikap politik dan sosial dari sekelompok masyarakat yang mempunyai kesamaan kebudayaan, bahasa, wilahan, serta kesamaan cita-cita dan tujuan.
Nasionalisme dibutuhkan untuk tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara. Sayangnya, sikap ini bisa mengalami kepudaran di kalangan generasi muda. Fenomena generasi muda yang mengalami kepudaran terhadap jiwa nasionalisme disebabkan karena alasan berikut ini.
1. Kesalahpahaman tentang Sikap Nasionalisme
Banyak generasi muda yang menganggap bahwa sikap nasionalisme hanya berkaitan tentang perjuangan fisik melawan musuh dari dari luar negeri belaka, yaitu penjajah. Oleh sebab itu, generasi muda tersebut menganggap bahwa nasionalisme tak dibutuhkan lagi sejak Indonesia merdeka.
Sebenarnya, hal ini keliru karena nasionalisme merupakan sikap yang merasa Indonesia adalah satu kesatuan. Jadi, sikap tersebut masih dibutuhkan hingga sekarang.
2. Terpengaruh Ideologi Asing
Mudahnya akses informasi di era globalisasi bisa membawa dampak positif bagi generasi muda. Sayangnya, hal ini juga dapat memberikan efek negatif, yaitu membuat generasi muda terpengaruh oleh ideologi asing.
Hal ini bisa membuat generasi muda merasa kurang puas dengan Indonesia sehingga nasionalisme pun menurun. Oleh sebab itu, hal tersebut perlu diantisipasi agar generasi muda bisa lebih menyaring informasi yang didapatkan.
3. Kecewa dengan Kondisi Negara
Generasi muda bisa mengalami kekecewaan dengan kondisi negara. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti tidak berjalannya pemerintahan sesuai ekspektasi. Hal ini bisa membuat nasionalisme generasi muda menurun.
Oleh sebab itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dengan generasi muda. Jadi, generasi muda bisa menyampaikan aspirasi dan pemerintah dapat terus memperbaiki diri.
Baca juga: Hubungan antara Nasionalisme dan Patriotisme dalam Diri Warga Negara
Jadi, fenomena generasi muda yang mengalami kepudaran terhadap jiwa nasionalisme disebabkan karena berbagai alasan seperti yang dijelaskan di atas. Semua alasan tersebut bisa ditangani dengan baik asal ada kesungguhan antara generasi muda dan semua warga negara. (LOV)
