Penyebab Terjadinya Peristiwa Konduksi Panas dalam Sains

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam materi pembahasan mengenai energi, khususnya energi panas atau kalor, kita mengenal istilah perpindahan panas. Salah satu jenis perpindahan adalah konduksi. Secara singkat, peristiwa konduksi terjadi karena ada perbedaan panas atau suhu antara dua benda.
Konduksi adalah adalah perpindahan panas secara merambat. Merambatnya panas tersebut melalui perantara namun tanpa disertai adanya perpindahan zat perantara tersebut. Peristiwa konduksi terjadi karena ada perbedaan panas antara benda dan zat perantara tersebut.
Baca Juga: Ini Dia Cara-Cara Sederhana untuk Membuktikan Adanya Energi Panas di Sekitar
Peristiwa Konduksi Terjadi Karena Ada Perbedaan Panas
Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti konduksi adalah hantaran dari bagian suatu benda ke bagian benda yang lain atau dari satu benda ke benda lain tanpa adanya proses perpindahan partikel atau zat.
Sementara, bila mengutip dari Panduan Belajar dan Evaluasi IPA, Neti Lim, Linda, Yuliari, Fransiska Susilawati, Grasindo, konduksi adalah proses perpindahan kalor atau panas dari tempat yang bersuhu tinggi ke tempat yang suhunya lebih rendah melalui bantuan perantara yang mampu menjadi penghantar panas tetap.
Meskipun peristiwa konduksi terjadi karena ada perbedaan panas atau suhu panas masing-masing benda, ada juga faktor lain yang mempengaruhi perpindahan kalor secara induksi, yaitu:
Jenis benda
Luas penampang zat penghantar
Panjang zat perantara yang digunakan kalor untuk merambat
Contoh Perpindahan Panas Secara Konduksi
Agar lebih mudah untuk dipahami, berikut beberapa contoh perpindahan panas secara konduksi.
Baju atau celana yang disetrika menjadi hangat atau panas.
Gelas yang diisi air panas, akan terasa panas pula bila dipegang.
Wajan yang menjadi panas saat digunakan untuk menggoreng makanan.
Besi yang akan menjadi rata panasnya bila dipanaskan dalam waktu lama.
Permukaan panci yang digunakan untuk merebus air, akan terasa panas saat disentuh.
Tutup panci terasa panas saat ditutupkan pada panci yang sedang digunakan untuk memasak.
Sendok akan terasa hangat ketika digunakan untuk makan makanan panas.
Mesin kendaraan menjadi panas beberapa saat setelah dinyalakan.
Demikian ulasan singkat mengenai peristiwa konduksi terjadi karena ada perbedaan panas atau suhu masing-masing benda. Semoga ulasan ini bermanfaat. (DNR)
