Konten dari Pengguna

Peran Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Suatu Negara

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Peran Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Suatu Negara. Sumber: Unsplash/Cardmapr
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Peran Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Suatu Negara. Sumber: Unsplash/Cardmapr

Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral memiliki tugas menjaga kestabilan sistem keuangan negara. Namun, ada juga peran masyarakat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan suatu negara yang tidak kalah penting, seperti menggunakan kredit.

Apabila terjadi ketidakstabilan sistem keuangan, maka akan berakibat munculnya beberapa kondisi yang merugikan. Hal ini tentunya harus dihindari agar perekonomian bisa berjalan dengan normal.

Mengetahui Peran Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Suatu Negara

Ilustrasi untuk Peran Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Suatu Negara. Sumber: Unsplash/Mark Oflynn

Mengutip dari Keuangan Negara dan Daerah, Nadjib (2023:144), stabilitas sistem keuangan adalah kondisi sistem keuangan suatu negara atau wilayah mampu menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik tanpa mengalami gangguan serius yang merugikan perekonomian.

Stabilitas sistem keuangan negara melibatkan ketahanan terhadap risiko sistemik, perlindungan terhadap konsumen serta investor, dan efisiensi serta integritas pasar keuangan.

Ada beberapa pihak yang berperan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan negara, salah satunya adalah masyarakat. Peran masyarakat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan suatu negara antara lain adalah dengan memiliki kartu kredit, kredit kendaraan bermotor, Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), dan lainnya.

Seluruh catatan utang atau cicilan tersebut terintegrasi dengan BI. Salah satu tugas BI selaku bank sentral Indonesia adalah untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.

Suku bunga pinjaman semakin lama semakin tinggi. Hal ini dapat memicu terjadinya kredit macet sehingga mengakibatkan gagal bayar. Gagal bayar dapat mengganggu kelancaran sistem pembayaran. Hal tersebut akan menimbulkan gangguan-gangguan lain yang dapat menyebabkan ketidakstabilan sistem keuangan.

Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya dapat lebih bijak dalam menggunakan kredit agar masalah pada sistem keuangan tidak terjadi.

Faktor yang Memengaruhi Stabilitas Sistem Keuangan

Ilustrasi untuk Peran Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Suatu Negara. Sumber: Unsplash/Micheile Henderson

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi stabilitas sistem keuangan, antara lain adalah sebagai berikut.

1. Regulasi dan Pengawasan

Regulasi efektif serta pengawasan ketat terhadap lembaga keuangan bisa membantu untuk mencegah risiko sistemik dan kegiatan ilegal yang bisa mengancam stabilitas sistem keuangan negara.

2. Kebijakan Moneter dan Fiskal

Kebijakan moneter dan fiskal yang tepat dan cermat bisa memberikan pengaruh signifikan pada stabilitas sistem keuangan. Contohnya adalah melalui pengelolaan likuiditas, pengendalian inflasi, dan stimulus ekonomi.

Baca juga: Tugas dan Perbandingan antara Bank Sentral, Bank Umum, dan BPR

Jadi, peran masyarakat dalam menjaga stabilitas sistem keuangan suatu negara adalah menggunakan kredit secara bijak agar tidak mengalami gagal bayar. Demikian pembahasan tentang stabilitas sistem keuangan. (KRIS)