Perbedaan antara Bhuana Alit dan Bhuana Agung dalam Ajaran Agama Hindu

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sama seperti agama lainnya, dalam agama Hindu juga terdapat sejumlah ajaran yang penting untuk dipahami setiap umat. Salah satunya adalah terkait dengan perbedaan antara Bhuana Alit dan Bhuana Agung.
Keduanya termasuk ke dalam ajaran agama Hindu yang wajib dipahami setiap umat. Dengan begitu, umat Hindu bisa menjelaskan konsep dasar dan perbedaan antara keduanya dengan baik.
Perbedaan antara Bhuana Alit dan Bhuana Agung dalam Agama Hindu
Mengutip dari buku Bungai Rampai Pendidikan Karakter Model Agama Hindu, I Wayan Suwendra (2018:98), berikut adalah penjelasan tentang perbedaan antara Bhuana Alit dan Bhuana Agung dalam ajaran agama Hindu.
1. Bhuana Alit
Bhuana Alit berarti alam atau dunia kecil. Adapun yang termasuk Bhuana Alit adalah tubuh manusia, tumbuhan, dan hewan. Manusia adalah bentuk dari Bhuana Alit sekaligus menjadi makhluk tertinggi karena manusia mempunyai kelebihan dibanding dengan makhluk lain.
Adapun kelebihan manusia adalah karena memiliki Tri Premana, yakni bayu atau tenaga, sabda atau suara, serta idep atau pikiran. Sedangkan dalam jiwa dan badan manusia terdapat alat batin manusia yang menentukan watak atau karakter seseorang. Tiga alat batin itu bernama Tri Antah Karana dengan rincian sebagai berikut.
Budhi yang berfungsi untuk menentukan keputusan.
Manas yang berfungsi untuk berpikir.
Ahamkara yang berfungsi untuk merasakan dan bertindak.
2. Bhuana Agung
Bhuana Agung atau macrocosmos diciptakan oleh Ida Sang Hyang Widhi pada Sresti atau penciptaan. Proses terciptanya Bhuana Agung berawal saat dunia ini belum ada apa-apa dan Ida Sang Hyang Widhi dalam wujud Nirguna Brahman yang berarti Tuhan dalam wujud sepi, kosong, sunyi, dan hampa.
Setelah itu, Ida Sang Hyang Widhi menjadikan dirinya menjadi Saguna Brahman yang berarti Tuhan sudah mulai beraktivitas. Selanjutnya, TUhan menciptakan dua unsur, yakni Purusa dan Prakerti. Unsur Prakerti memiliki Tiga Guna yang disebut Tri Guna, yang terdiri dari:
Satwam, yaitu sifat dasar terang, bijaksana,
Rajas adalah sifat dasar aktif, dinamis dan rajin,
Tamas adalah sifat dasar berat, malas dan lamban.
Kemudian lahirlah Panca Tan Matra dan Panca Maha Bhuta. Dengan munculnya Panca Maha Bhuta, maka berkembangkan Bhuana Agung dengan segala isinya, seperti matahari, bumi, bulan, planet, dan lainnya.
Baca Juga: Mengenal Tugas Orang Suci Agama Hindu
Itulah perbedaan antara Bhuana Alit dan Bhuana Agung yang penting dipahami umat Hindu. (Anne)
