Perbedaan antara Haji dan Umroh dalam Ajaran Islam

Konten dari Pengguna
23 Juni 2022 20:47
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Perbedaan antara Haji dan Umroh dalam Ajaran Islam (1465)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan antara haji dan umroh, sumber foto tasnim umar on Unsplash
ADVERTISEMENT
Haji dan umroh adalah dua ibadah yang mirip namun ternyata memiliki beberapa perbedaan. Dalam ajaran Islam, diwajibkan bagi setiap Muslim yang sudah mampu untuk melaksanakan ibadah haji atau mengunjungi tanah suci. Ibadah haji sendiri hanya bisa dilakukan satu kali dalam satu tahunnya. Ibadah haji akan dilakukan oleh seluruh umat Islam diseluruh dunia secara bersamaan. Lalu sebenarnya apa perbedaan antara haji dan umroh dalam ajaran Islam? berikut adalah ulasannya secara lengkap mulai dari pengertian dan rukun-rukun yang membuat kedua ibadah tersebut berbeda.
ADVERTISEMENT

Perbedaan antara Haji dan Umroh

Perbedaan antara Haji dan Umroh dalam Ajaran Islam (1466)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan antara haji dan umroh, sumber foto hardiman hardiman on Unsplash
Secara garis besar ada lima perbedaan secara mendasar yang membuat kedua ibadah tersebut berbeda. Berikut adalah lima perbedaan antara haji dan umroh.
  1. Pertama dimulai dari pengertian, dikutip dari buku Ensiklopedia Fikih Indonesia: Haji & Umrah karya Ahmad Sarwat(2019) pengertian haji secara Bahasa adalah menyengaja untuk melakukan sesuatu yang agung. Haji juga bermakna mendatangi sesuatu atau seseorang. Sedangkan pengertian umroh secara Bahasa adalah berkunjung atau mendatangi suatu tempat atau seseorang.
  2. Kedua secara hukum, haji hukumnya wajib bagi seorang Muslim yang sudah mampu menjalankannya. Karena haji merupakan rukun Islam yang kelima. Sedangkan hukum umroh adalah sunnah, umroh dianggap sebagai penyempurna ibadah.
  3. Ketiga waktu pelaksanaan, haji dan umroh waktu pelaksanaannya berbeda. Haji hanya bisa dilaksanakan sekali setahun, dimana ibadah haji dilakukan di antara tanggal 1 Syawal hingga 13 Zulhijjah. Sementara untuk umroh bisa dilakukan kapan saja kecuali pada hari yang dilarang yaitu hari Arafah pada 10 Zulhijah dan hari tasyrik yaitu 11, 12, 13 Dzulhijjah.
  4. Keempat rukun, haji ada lima rukun yang harus dipenuhi agar ibadahnya menjadi sah yaitu niat ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sai dan memotong rambut. Sedangkan rukun umroh hanya ada empat yaitu ihram, tawaf, sai, dan memotong rambut.
  5. Kelima adalah tempat pelaksanaan, haji dilaksanakan di kota Mekkah dan di luar kota Mekkah seperti di Arafah, Mina dan Muzdalifah. Sedangkan umroh hanya dilakukan di kota Mekkah kemudian dilanjutkan ziarah ke Madinah.
ADVERTISEMENT
Demikian adalah pembahasan terkait dengan perbedaan haji dan umroh dalam ajaran Islam yang wajib diketahui oleh setiap muslim agar tidak salah dalam memahami ibadah haji dan umrah. (WWN)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020