Perbedaan Bahan Keras Alam dan Bahan Keras Buatan beserta Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pembuatan suatu karya seni, ada berbagai jenis bahan atau material yang bisa digunakan. Adapun bahan tersebut terbagi ke dalam dua kategori, yakni bahan keras alam dan bahan keras buatan. Meski tampak familiar, ternyata masih ada sebagian orang yang tidak bisa jelaskan perbedaan bahan keras alam dan bahan keras buatan beserta contohnya.
Padahal kedua bahan tersebut bisa dibedakan dari cara memperolehnya atau dari pengolahannya. Lantas, sebenarnya apa itu bahan keras alam dan bahan keras buatan?
Perbedaan Bahan Keras Alam dan Bahan Keras Buatan Lengkap dengan Contohnya
Bahan keras alam didapatkan dari bahan organik yang bisa langsung diambil dari alam. Adapun proses pembuatan kerajinan dari bahan keras alami biasanya bisa langsung dipakai. Contohnya seperti bambu, rotan, kayu, batu, dan tempurung.
Sedangkan bahan keras buatan didapatkan dari bahan olahan pabrik yang umumnya dipakai sebagai bahan campuran kerajinan keras alam untuk menciptakan kerajinan yang artistik dan mempunyai nilai tinggi. Beberapa contohnya antara lain logam, keramik, kaca, fiber, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah perbedaan bahan keras alam dan bahan keras buatan yang dikutip dari buku Kupas Tuntas Soal PPPK Guru Prakarya dan Kewirausahaan SMP oleh Taufik Hidayat (2021:80).
Asal Bahan: Bahan keras alam berasal dari alam, sedangkan bahan keras buatan dibuat oleh manusia melalui proses tertentu.
Pengolahan: Bahan keras alami proses pengolahannya dilakukan langsung dengan membentuk kerajinannya (Contohnya seperti diukir), sedangkan pengolahan bahan keras buatan dilakukan dengan membuat bahannya terlebih dahulu, baru kemudian dibuat kerajinannya.
Sifat Bahan: Bahan keras alam memiliki sifat bahan yang lebih awet dan kuat selagi rutin mendapatkan perawatan, sedangkan bahan keras buatan memiliki sifat bahan yang cenderung kuat. Akan tetapi, pada jenis bahan tertentu dapat mengalami korosi atau karat, seperti logam.
Teknik Pembuatan: Teknik pembuatan bahan keras alami bisa diukir, dipahat, dipotong, ataupun menggunakan teknik lainnya. Sedangkan teknik pembuatan bahan keras buatan bisa dilakukan dengan dicetak, dicor, dan lain sebagainya sesuai dengan bentuk keinginannya.
Baca Juga: Mengenal Tahap Awal Proses Perancangan Kerajinan Tangan
Itulah informasi seputar perbedaan bahan keras alam dan bahan keras buatan beserta contohnya yang bisa disimak. (Anne)
