Konten dari Pengguna

Perbedaan Gas Air Mata dengan Water Canon dalam Aksi Unjuk Rasa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Gas Air Mata dengan Water Canon  Sumber Unsplash/Tito Texidor III
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Gas Air Mata dengan Water Canon Sumber Unsplash/Tito Texidor III

Gas air mata dan water canon merupakan perlengkapan aparat yang sering digunakan dalam aksi unjuk rasa. Meskipun sama-sama berfungsi untuk mengendalikan massa, terdapat perbedaan gas air mata dengan water canon.

Semburan water canon dan semprotan gas air mata kerap mewarnai aksi demo di Indonesia. Perlengkapan tersebut digunakan jika terjadi bentrokan antara aparat dengan pendemo.

Perbedaan Gas Air Mata dengan Water Canon yang Perlu Disimak

Ilustrasi Perbedaan Gas Air Mata dengan Water Canon Sumber Unsplash/Marcelo Irigoyen

Gas air mata dan water canon memiliki fungsi, serta dampak berbeda dalam mengatasi kerumunan massa. Berikut ini adalah perbedaan gas air mata dengan water canon yang perlu disimak.

1. Pengertian

Gas air mata adalah kumpulan bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi kulit, pernapasan, dan mata. Adapun water canon, yaitu kendaraan taktis yang dilengkapi alat penyemprot air bertekanan tinggi.

2. Bahan

Gas air mata berbentuk bubuk yang berubah menjadi aerosol. Sedangkan, water cannon, yaitu meriam yang dapat menembakkan air dengan kecepatan tinggi ataupun rendah.

3. Efek Samping

Gas air mata memiliki efek samping dapat melukai kulit dan mata, iritasi, hingga gangguan pernapasan. Efek serius gas air mata, yaitu dapat mengakibatkan robek pada lapisan mata dan selaput lendir.

Berdasarkan buku Standar Norma dan Pengaturan, Komnas HAM (2020:17), penggunaan gas air mata dianggap tidak patut. Hal ini karena efek dari gas air mata dapat mengenai semua orang.

Adapun water canon dapat memicu hipotermia atau kedinginan akut jika digunakan saat musim dingin, membuat tubuh terbanting, hingga memicu patah tulang serius.

4. Cara Kerja

Cara kerja gas air mata, yaitu zat kimia berbentuk aerosol yang dilepaskan ke udara menggunakan granat atau tabung bertekanan. Sementara itu, water canon menggunakan air bertekanan tinggi yang ditembakkan dari kendaraan khusus.

5. Cara Menghindar

Cara menghindar dari efek samping gas air mata, yaitu dengan menutup mata, membilas wajah dengan air bersih, dan menjauh dari area terpapar. Adapun jika terkena water canon, segera berlindung di balik objek keras dan hindari berdiri langsung di depan semburan air.

Baca juga: Cara Menghilangkan Efek Gas Air Mata agar Tidak Perih

Demikian perbedaan gas air mata dengan water canon yang digunakan untuk membubarkan massa. Perbedaannya terletak pada pengertian, bahan, cara kerja, dan efek samping yang ditimbulkan. (DK)