Konten dari Pengguna

Perbedaan Mendasar antara Cuaca dan Iklim yang Perlu Diketahui

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Mendasar Antara Cuaca dan Iklim    Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Mendasar Antara Cuaca dan Iklim Foto:Unsplash

Cuaca dan iklim merupakan dua kondisi yang sama-sama menggambarkan kondisi bumi (atmosfer bumi). Jelaskan perbedaan mendasar antara cuaca dan iklim! Ketahui penjelasannya melalui artikel berikut ini.

Indonesia adalah salah satu negara dengan iklim tropis. Untuk keadaan cuaca di Indonesia, akan dikeluarkan prakiraan cuaca berdasarkan hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman bmkg.go.id.

Baca juga: Singkatan BMKG beserta Fungsi dan Tugasnya.

Jelaskan Perbedaan Mendasar Antara Cuaca dan Iklim!

Perbedaan Mendasar Antara Cuaca dan Iklim Foto:Unsplash

Sebelum mengetahui perbedaan mendasar antara cuaca dan iklim, kita simak lebih dulu masing-masing pengertiannya.

Dihimpun dari buku Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketahanan Pangan yang disusun oleh Yunastiti Purwaningsih (2022:1), cuaca adalah kondisi atau keadaan udara yang terjadi di suatu daerah atau wilayah dalam periode waktu tertentu.

Sementara iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun dan meliputi wilayah yang luas. Berdasarkan penjelasan tersebut, perbedaan mendasar antara cuaca dan iklim terdapat pada waktu dan wilayah.

Untuk lebih memahami perbedaan antara cuaca dan iklim, simak penjelasannya berikut ini.

1. Cakupan Wilayah.

Cuaca: Sempit.

Iklim: Luas.

2. Waktu Pengkajian.

Cuaca: Cepat (24 jam).

Iklim: Lama (11-30 tahun).

3. Sifat.

Cuaca: Cepat berubah dan tidak stabil.

Iklim: Sulit berubah dan stabil.

4. Prediksi.

Cuaca: Mudah.

Iklim: Sulit.

Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim

Waktu: Perbedaan Mendasar Antara Cuaca dan Iklim Foto:Unsplash

Cuaca dan iklim memiliki unsur-unsur pembentuk yang sama. Berdasarkan buku Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta yang disusun oleh Hartono (2007:91), unsur-unsur cuaca dan iklim adalah sebagai berikut.

1. Suhu Udara.

Suhu udara adalah suatu keadaan panas atau dinginnya udara. Alat untuk mengukur suhu udara atau derajat panas disebut Termometer, yang dinyatakan dengan skala Celcius (C), Reamur (R), dan Fahrenheit (F). Suhu udara dipengaruhi oleh sinar matahari yang diterima permukaan bumi.

2. Tekanan Udara.

Tekanan udara adalah berat massa udara pada satu wilayah. Alat untuk mengukur tekanan udara disebut barometer, dengan satuan bar. Makin banyak panas matahari yang diterima pada satu daerah, maka akan semakin rendah tekanan udaranya.

3. Angin.

Angin diartikan sebagai massa udara yang bergerak dari daerah bertekanan udara maksimum ke minimum.

4. Curah Hujan.

Hujan berasal dari penguapan air laut dan permukaan akibat penyinaran matahari. Curah hujan diukur dengan menggunakan rain gouge (fluviometer).

Perbedaan mendasar antara cuaca dan iklim terletak pada jangka waktu dan cakupan wilayah. Cuaca adalah rata-rata keadaan udara dalam wilayah yang sempit dan waktu singkat, sedangkan iklim adalah rata-rata keadaan cuaca dalam wilayah yang luas dalam waktu cukup lama.(DK)