Konten dari Pengguna

Perbedaan MRT dan LRT Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan MRT dan LRT     Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan MRT dan LRT Sumber www.unsplash.com

Saat ini, Jakarta telah dilintasi oleh jalur MRT dan LRT yang tidak kalah dengan negara-negara lain. Walaupun MRT dan LRT termasuk dalam jenis angkutan umum kereta, namun terdapat perbedaan pada moda transportasi tersebut. Ketahui perbedaan MRT dan LRT yang dilengkapi dengan kelebihan dan kekurangannya dalam artikel berikut ini.

Perbedaan MRT dan LRT

Ilustrasi Perbedaan MRT dan LRT Sumber www.unsplash.com

Baik MRT maupun LRT memiliki tujuan untuk mengurangi kemacetan akibat penggunaan mobil pribadi di jalan raya. Sebelum mengetahui perbedaan MRT dan LRT, kita ketahui dulu penjelasan mengenai MRT dan LRT.

Dihimpun dari buku Manajemen Transportasi Publik Perkotaan yang disusun oleh Harry Yulianto, Syarief Yahya (2018:27), Mass Rapid Transit (MRT) adalah sistem transportasi publik bersifat massal berbasis rel listrik. MRT mampu melaju hingga 100 km/jam.

Sementara Light Rapid Transit (LRT) adalah sistem transportasi metropolitan dengan sistem pengoperasian elektrik. LRT beroperasi pada jalurnya sendiri, baik di bawah tanah, udara, atau di jalan.

Perbedaan MRT dan LRT terletak pada sumber tenaga yang digunakan. Jika MRT berbasis rel listrik sebagai tenaga penggerak, LRT menggunakan tenaga listrik dengan konsep third rail, yaitu rel ketiga yang beraliran listrik menggunakan sistem Listrik Aliran Bawah (LAB).

Perbedaan MRT dan LRT juga ada pada kapasitasnya. Jika MRT bersifat mass atau memiliki daya angkut besar, LRT hanya mampu mengoperasikan gerbong pendek sehingga kapasitas penumpangnya lebih kecil.

Kelebihan serta Kekurangan MRT dan LRT

MRT dan LRT memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pengoperasiannya. Berdasarkan buku Book Chapter Paradigma Angkutan Umum yang disusun oleh Sabrina Handayani, Budihraso Hidayat (2022:87), berikut adalah kelebihan dan kekurangan MRT dan LRT.

MRT

Kelebihan:

  1. Kapasitas daya angkut besar.

  2. Memiliki perlintasan sendiri yang tidak mengganggu jalan raya.

  3. Tepat waktu.

  4. Sebagian jalurnya merupakan jalur baru yang belum dilalui angkutan massal.

Kekurangan:

  1. Biaya pembangunan dan operasional mahal.

  2. Proses pembangunan yang lama.

LRT

Kelebihan:

  1. Biaya pembangunan dan operasional lebih murah.

  2. Tepat waktu.

  3. Radius tikungan lebih kecil.

  4. Memiliki perlintasan sendiri tanpa mengganggu jalan raya.

  5. Menjadi alternatif angkutan massal dari kawasan pinggiran Jakarta.

Kekurangan:

  1. Kapasitas daya angkut kecil.

  2. Kecepatan lebih lambat.

Baca juga: Cara ke Perpusnas Naik MRT untuk Bookworm

Perbedaan MRT dan LRT terletak daya kapasitas dan sumber tenaga yang digunakan. Di balik semua perbedaan, kelebihan, dan kekurangannya, MRT dan LRT masih menjadi solusi terbaik dalam mengatasi kemacetan di jalan raya.(DK)