Konten dari Pengguna

Perbedaan One Way dan Contra Flow, Rekayasa Lalu Lintas saat Arus Mudik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan One Way dan Contra Flow. Sumber: Unsplash/Minku Kang
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan One Way dan Contra Flow. Sumber: Unsplash/Minku Kang

One way dan contraflow merupakan jenis rekayasa lalu lintas. Walaupun sama-sama jenis rekayasa lalu lintas, keduanya tetap berbeda. Perbedaan one way dan contra flow dapat terlihat dari definisinya.

Dua kebijakan tersebut mempunyai tujuan untuk memecah kepadatan lalu lintas atau meminimalkan potensi kemacetan. Keberadaan tujuan tersebut membuat one way dan contraflow sering muncul saat musim libur, salah satunya saat arus mudik Lebaran Idulfitri.

2 Perbedaan One Way dan Contra Flow yang Biasa Muncul saat Arus Mudik

Ilustrasi Perbedaan One Way dan Contra Flow. Sumber: Unsplash/Jacek Dylag

Mudik Lebaran sering kali menimbulkan kepadatan atau kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan, baik jalan biasa maupun jalan tol. Keadaan tersebut membuat pengaturan lalu lintas menjadi penting untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Dua pengaturan lalu lintas yang biasa muncul saat arus mudik Lebaran, yaitu one way dan contraflow. Berikut ini adalah perbedaan one way dan contra flow.

1. Definisi

Perbedaan antara one way dan contraflow dapat terlihat dari definisinya. One way dalam bahasa Indonesia memiliki arti sebagai satu arah. Rekayasa lalu lintas berupa one way memecah kepadatan lalu lintas dengan menghentikan arah berlawanan.

Berbeda dengan one way, contraflow tidak menghentikan arah berlawanan. Arti contraflow dalam bahasa Indonesia justru merujuk pada arus berlawanan.

Dikutip dari buku Jalan Tol (Perencanaan dan Pengoperasian), Rustam, dkk. (2023: 69), contraflow atau melawan arus pada tol adalah pengaturan lalu lintas ketika arah perjalanan pada jalur tol dibalik dari yang biasanya berlaku.

2. Kapasitas Jalur

One way dan contraflow mempunyai kapasitas jalur yang berbeda. Contraflow mencakup dua jalur, yakni jalur biasa (arah semestinya) dan jalur tambahan (jalur yang arahnya di balik). Pada contraflow, arah berlawanan tetap memiliki jalur, meskipun terbatas.

Berbeda dengan contraflow, one way menghentikan arah berlawanan secara total. Kapasitas jalur dapat lebih lebar karena menjadikan jalan menjadi sepenuhnya menuju arah yang sama (satu arah).

Baca juga: Waktu dan Lokasi Ganjil Genap Mudik Lebaran 2025, Pemudik Harus Tahu

Perbedaan one way dan contra flow dapat terlihat dari definisi dan kapasitas jalurnya. Selain dua aspek tersebut, aspek pembeda lain adalah lokasi penerapan. One way lebih sering digunakan di jalan biasa, sedangkan contraflow lebih sering digunakan di jalan tol. (AA)