Perbedaan Perdagangan Dalam Negeri dan Perdagangan Internasional

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perdagangan memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Kegiatan ekonomi ini bertujuan untuk mendapat keuntungan dan memenuhi kebutuhan. Perdagangan dapat dibedakan menjadi perdagangan dalam negeri dan internasional. Apa saja perbedaan perdagangan dalam negeri dan perdagangan internasional?
Perdagangan adalah sebuah kegiatan jual beli antara produsen dan konsumen. Produsen akan mendapatkan keuntungan berupa uang dari kegiatan tersebut. Sedangkan konsumen bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan. Simak ulasannya berikut ini.
Baca juga: Pengertian dan Contoh Kerjasama Regional dalam Perdagangan Internasional
Berbagai Perbedaan Perdagangan Dalam Negeri dan Perdagangan Internasional
Sebelum mengulas perbedaannya, sebaiknya kita memahami pengertian perdagangan dalam negeri dan perdagangan internasional terlebih dahulu. Berikut ini pengertiannya:
Perdagangan Dalam Negeri
Sidabalok dalam Hukum Perdagangan (2020) menuliskan bahwa pengertian perdagangan dalam negeri bisa dilihat pada Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan yang berbunyi:
Perdagangan dalam negeri adalah perdagangan barang dan atau jasa dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Perdagangan Internasional
Dikutip dari buku IPS oleh Anita dan Ridwan (2021), perdagangan internasional merupakan proses pertukaran barang dan jasa antara dua negara atau lebih yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan/laba.
Berikut ini perbedaan perdagangan dalam negeri dan perdagangan internasional:
Perdagangan Dalam Negeri:
kegiatannya dilakukan dalam wilayah suatu negara
pembeli dan penjual cenderung bertemu atau melakukan interaksi langsung
mata uang yang digunakan sama
tidak dikenakan bea masuk, hanya retribusi saja
biaya angkut lebih murah
kualitas barang bervariasi
peraturan perundang-undangan yang berlaku sama
Perdagangan Internasional:
kegiatan dilakukan dalam wilayah antarnegara
pembeli dan penjual tidak melakukan interaksi secara langsung
mata uang yang digunakan berbeda sehingga menggunakan devisa
dikenakan pajak/bea masuk
biaya angkut lebih mahal
kualitas barang harus mengikuti standar internasional sehingga kualitasnya sama
peraturan perundang-undangan berbeda atau menggunakan hukum internasional
Manfaat Perdagangan Internasional
Meskipun akan dikenai bea masuk dan biaya angkut lebih mahal, perdagangan internasional memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:
bisa menciptakan spesialisasi produk atau membuat produk yang memiliki ciri khas dan tidak bisa dibuat oleh negara lain
pemasaran barang hasil produksi akan lebih luas
kegiatan produksi meningkat sehingga akan membuat perusahaan menjadi lebih maju dan bisa membuka lapangan pekerjaan lebih banyak
sebagai sarana untuk mempererat hubungan persahabatan antar negara
pendapatan negara meningkat dengan adanya devisa hasil ekspor
ilmu pengetahuan dan teknologi akan semakin maju karena semua negara ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas barang produksi mereka
Itulah ulasan tentang perbedaan perdagangan dalam negeri dan perdagangan internasional. Semoga bermanfaat. (KRIS)
