Perbedaan Perpindahan dan Jarak dalam Ilmu Fisika beserta Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perpindahan dan jarak merupakan bagian dari materi dalam ilmu fisika yang menarik untuk dipelajari. Meski sekilas tampak sama, nyatanya terdapat sejumlah perbedaan perpindahan dan jarak.
Perbedaan inilah yang perlu diketahui dan dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Lantas, sebenarnya apa yang dimaksud dengan perpindahan dan jarak dalam ilmu fisika?
Perbedaan Perpindahan dan Jarak beserta Contoh Soalnya
Secara umum, perpindahan adalah perubahan posisi suatu benda pada selang waktu tertentu. Perpindahan ini juga termasuk ke dalam besaran vektor yang memiliki nilai dan arah. Sedangkan jarak adalah total panjang lintasan tempuh suatu benda pada selang waktu tertentu.
Dari pengertian di atas, sudah bisa terlihat perbedaan perpindahan dan jarak, kan? Adapun rumus menghitung perpindahan dan jarak yang dikutip dari buku Hafalan Rumus IPA SMP/MTS Kelas VII, VIII, & IX, Eka Fitriyani dan Cmedia (2018:27) adalah sebagai berikut.
1. Rumus Perpindahan
Jarak terdekat dari posisi awal ke posisi akhir.
Rumus perpindahan suatu benda perlu memperhatikan arah geraknya. Misal, perpindahan segaris lurus dapat menggunakan rumus ∆s = AB + BC + CD + ...+sn.
Jika perpindahannya tegak lurus, maka dapat menggunakan rumus Phytagoras, ∆s = √(AB2 + BC2). Sedangkan jika perpindahannya arah sembarang, dapat dicari dengan penghitungan geometri.
2. Rumus Jarak
s = AB + BC + CD + ...+sn
Rumus jarak berlaku untuk semua arah gerak benda, baik segaris yang searah, tegak lurus, maupun sembarang arah.
Agar lebih mudah dalam memahami rumus tersebut, berikut contoh soalnya yang bisa disimak.
Emir melakukan perjalanan 25 km ke utara lalu mundur ke selatan 10 km demi menjemput temannya. Berapa perpindahannya?
Pembahasan:
Diketahui: Perjalanan ke utara 25 km dan jarak ke selatan 10 km
Ditanyakan: Berapa jarak dan perpindahannya?
Jawab:
Jarak = perjalanan ke utara + perjalanan ke selatan
s = 25 km + 10 km
s = 35 km
Maka, jarak tempuh Emir adalah 35 km.
Perpindahan = perjalanan ke utara - perjalanan ke selatan
∆s = 25 km -10 km
∆s = 15 km
Maka, perpindahannya adalah 15 km.
Baca Juga: Kumpulan Contoh Soal Kapasitor beserta Pembahasannya
Dengan memahami perbedaan perpindahan dan jarak dalam ilmu fisika, maka siswa bisa lebih mudah dalam menaklukan soal-soal yang sekiranya akan keluar di ujian. (Anne)
