Perbedaan Persemaian Basah dan Kering pada Tanaman

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi yang mempelajari mengenai dunia pertanian pasti tidak asing lagi dengan istilah persemaian basah dan persemaian kering. Jelaskan perbedaan persemaian basah dan kering!
Persemaian (nursery) adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih menjadi bibit/semai yang siap ditanam di lapangan. Tujuannya adalah untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimal, dengan unsur hara yang lengkap dalam media yang diberikan.
Perbedaan Persemaian Basah dan Kering
Dikutip dari buku Pengantar Teknologi Budidaya Tanaman Serealia Jagung dan Padi karya Dr. Peni Susapti, M.Si. (2022: 107), pembuatan persemaian memerlukan suatu persiapan yang baik, sebab benih di persemaian ini akan menentukan pertumbuhan padi di sawah.
Persemaian ini dibagi menjadi beberapa, di antaranya yaitu persemaian basah dan persemaian kering. Jelaskan perbedaan persemaian basah dan kering! Berikut jawabannya.
1. Persemaian Kering
Persemaian kering biasanya dilakukan pada tanah-tanah remah, banyak terdapat di daerah sawah tadah hujan. Persemaian tanah kering haris dilakukan dengan baik yaitu:
Tanah dibersihkan dari rumput dan sisa-sisa jerami yang masih tertinggal, agar tidak mengganggu pertumbuhan bibit.
Tanah dibajak atau dicangkul lebih dalam dari pada apa yang dilakukan pada persemaian basah, agar bibit bisa dapat memasuki tanah lebih dalam sehingga dapat menyerap hara lebih banyak
Selanjutnya tanah digaru.
Areal persemaian yang tanahnya sempit dapat dikerjakan dengan cangkul. Pada dasarnya, pengolahan tanah ini bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah agar menjadi lebih gembur.
Persemaian kering itu lebih hemat air dan cocok untuk area yang akses airnya terbatas. Ini juga membantu tanaman jadi lebih kuat dan tahan banting terhadap kondisi kering.
2. Persemaian Basah
Perbedaan antara persemaian kering dan basah terletak pada penggunaan air. Persemaian basah, sejak awal pengolahan tanah telah membutuhkan genangan air.
Di persemaian basah, kebutuhan airnya tinggi. Ibarat tanaman-tanaman ini butuh 'minum' terus-terusan. Jadi, harus ada pasokan air yang cukup dan konsisten yang penting untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman.
Media tanam yang digunakan di persemaian basah biasanya lebih ke arah lumpur atau tanah yang selalu basah. Ini seperti 'kasur air' bagi bibit yang butuh banyak kelembapan. Jadi, tanahnya harus selalu dijaga agar tetap lembab dan enak buat tanaman.
Baca Juga: Penjelasan Pengaruh Cahaya terhadap Pertumbuhan Tanaman
Demikian uraian jawaban mengenai soal jelaskan perbedaan persemaian kering dan basah. Persemaian ini bertujuan untuk menghasilkan pertumbuhan yang optimal. (Umi)
