Konten dari Pengguna

Perbedaan Satelit Alami dan Buatan Lengkap dengan Fungsinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Satelit Alami dan Buatan. Foto: dok. Donald Giannatti (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Satelit Alami dan Buatan. Foto: dok. Donald Giannatti (Unsplash)

Satelit adalah salah satu benda langit yang beredar mengelilingi planet. Satelit dibagi menjadi dua, yaitu satelit alami dan buatan. Bagi Anda yang penasaran tentang apa itu satelit dan perbedaan satelit alami dan buatan, mari kita simak pembahasannya dalam artikel berikut.

Pengertian, Perbedaan Satelit Alami dan Buatan Lengkap dengan Fungsinya

Ilustrasi Perbedaan Satelit Alami dan Buatan. Foto: dok. Georg Schierling (Unsplash)

Kemudahan berkomunikasi dalam jarak jauh merupakan salah satu bukti penggunaan satelit dalam kehidupan kita. Apa itu satelit? Penjelasan lengkap mengenai pengertian satelit dibahas dalam buku berjudul Inti Materi IPA SMP/MTs kelas 7, 8, 9 yang disusun oleh Tim Maestro Genta (2020: 187).

Dikutip dari dalam buku tersebut bahwa satelit adalah suatu benda yang ada di ruang angkasa yang mengitari benda lain dan akan tetap pada gaya tarik benda lain yang ukurannya lebih besar.

Planet yang memiliki satelit adalah Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. Satelit seringkali disebut sebagai pengiring planet karena selalu mengikuti planet ketika mengelilingi matahari.

Satelit rupanya melakukan gerakan khusus di sekitar planet yang diikutinya. Hal ini selaras dengan yang dijelaskan dalam buku berjudul Buku Pendamping Olimpiade Sains Nasional IPA Tingkat Sekolah Dasar dengan Topik Tata Surya yang disusun oleh Ni Nengah Mudari (2021: 36).

Tertulis dalam buku tersebut bahwa satelit adalah anggota tata surya yang ukurannya lebih kecil dibandingkan planet. Satelit melakukan tiga gerakan yaitu gerakan rotasi atau berputar pada porosnya, berevolusi mengelilingi planet, dan berevolusi bersama planet mengelilingi matahari.

Ilustrasi Perbedaan Satelit Alami dan Buatan. Foto: dok. Mohammed lak (Unsplash)

Satelit umumnya terbagi menjadi dua macam, yaitu satelit alami dan satelit buatan. Kedua satelit ini memiliki perbedaan. Berikut ini perbedaan satelit alami dan buatan:

  1. Satelit alami: satelit yang sudah ada dalam tata surya dan bukan buatan manusia. Contoh satelit alam adalah bulan.

  2. Satelit buatan yaitu satelit yang sengaja dibuat oleh manusia yang memasuki ruang angkasa masuk ke orbit bumi, baik yang berawak maupun yang tidak berawak.

Satelit buatan memiliki beberapa fungsi antara lain:

  • Satelit astronomi: digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan benda luar angkasa

  • Satelit komunikasi: dipasang di angkasa dengan tujuan untuk telekomunikasi

  • Satelit pengamat bumi: dirancang khusus untuk melakukan pengamatan di bumi seperti pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan peta, dan lain sebagainya.

  • Satelit navigasi: untuk menentukan lokasi sebuah titik di permukaan bumi, contohnya seperti mengukur jarak antar bangunan.

  • Satelit mata-mata: digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata

  • Satelit cuaca: digunakan untuk mengamati cuaca dan iklim di bumi

Baca juga: Pengertian dari Resolusi Spasial dalam Citra Satelit

Dengan mengetahui pengertian dan perbedaan alami dan buatan, Anda dapat mengetahui lebih jauh tentang benda langit di angkasa beserta fungsinya. (DAP)