Perbedaan Sistem Saraf dan Sistem Hormon pada Sistem Koordinasi Manusia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di dalam tubuh manusia terdapat sistem koordinasi yang meliputi sistem saraf, beserta sistem indera, dan sistem hormon. Tulisan ini hanya akan membahas mengenai sistem saraf dan sistem hormon. Ketahui pengertian dan perbedaan sistem saraf dan sistem hormon pada sistem koordinasi manusia berikut ini.
Tubuh manusia terdiri dari berbagai macam alat tubuh atau organ, yang memiliki fungsi tertentu dalam menunjang aktivitas tubuh. Untuk itu diperlukan kerja sama antarorgan dan antarsistem organ dalam koordinasi yang baik. Diambil dari buku IPA Terpadu: Jilid 3A yang disusun oleh Mikrajuddi, dkk (2007:54), koordinasi adalah suatu pengaturan kerja sama atau urutan kerja organ dan sistem organ.
Baca juga: Sel Saraf yang Mengirim Impuls dari Sistem Saraf Pusat ke Otot dan Kelenjar.
Pengertian Sistem Saraf dan Sistem Hormon
Sistem Saraf
Sistem saraf adalah sistem pusat pengaturan dan menyampaikan informasi. Sistem saraf sangat berperan dalam iritabilitas tubuh (kemampuan menanggapi rangsangan). Fungsi sistem saraf pada manusia yaitu;
Mengatur organ-organ atau alat tubuh agar terjadi keserasian kerja.
Menerima rangsangan agar kita cepat mengetahui keadaan dan perubahan yang terjadi.
Mengendalikan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan.
Sistem Hormon
Seperti halnya saraf, sistem hormon berperan mengatur alat-alat kerja berupa zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang cukup. Kekurangan atau kelebihan hormon dapat mengakibatkan gangguan proses pertumbuhan, reproduksi, dan metabolisme.
Perbedaan Sistem Saraf dan Sistem Hormon
Persamaan antara sistem saraf dan sistem hormon adalah fungsinya yang sama-sama membantu mengatur dan memelihara homeostasis, dan mensekresikan messenger kimiawi. Adapun perbedaan sistem saraf dan sistem hormon diambil dari buku Biologi SMA/MA Kelas XI (Diknas) yang disusun oleh Gunawan Susilowarno (Grasindo) adalah sebagai berikut.
1. Cara Penyampaian Informasi
Sistem saraf: melalui sinap listrik.
Sistem hormon: melalui zat kimia (neurotransmitter).
2. Kecepatan Respon
Sistem saraf: cepat.
Sistem hormon: lambat.
3. Pembawa Sinyal
Sistem saraf: neuron.
Sistem hormon: sistem sirkulasi darah.
4. Jenis Respon
Sistem saraf: langsung terhadap rangsang luar.
Sistem hormon: tidak langsung terhadap rangsangan internal.
Proses penyampaian informasi dalam tubuh manusia diperankan oleh kerja sama antara sistem saraf dan sistem hormon. Perbedaan sistem saraf dan sistem hormon terletak pada cara menanggapi rangsangan.(DK)
