Perbedaan Smoothing dan Rebonding dalam Teknik Meluruskan Rambut

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memiliki rambut lurus yang mudah diatur menjadi dambaan sebagian wanita. Saat ini tersedia layanan Smoothing dan Rebonding di salon-salon kecantikan untuk dapat mewujudkan hal tersebut. Inilah perbedaan Smoothing dan Rebonding sebagai teknik meluruskan rambut agar tidak salah dalam memilihnya.
Dikutip dari buku Pengeritingan Rambut, Penataan Sanggul Tradisional dan Kreatif SMK/MAK yang disusun oleh Dwi Ermavianti Wahyu Sulistyorini, Ani Susilowati (2021:14), sebelum ditemukannya teknik Smoothing dan Rebonding, cara meluruskan rambut di era 1980-an dikenal dengan nama Pelurusan Papan. Teknik ini menggunakan alat bantu berbentuk papan berwarna putih dengan panjang yang disesuaikan dengan rambut. Teknik pelurusan yang memakan waktu 4-5 jam ini dikenal tidak praktis, berat, dan menghasilkan rambut lurus yang kurang natural.
Perbedaan Teknik Smoothing dan Rebonding
Pelurusan rambut permanen adalah tindakan mengubah bentuk rambut dari keriting menjadi lurus, dengan bantuan bahan kimia yang hasilnya dapat bertahan lama. Walaupun termasuk dalam jenis pelurusan rambut permanen, namun terdapat perbedaan Smoothing dan Rebonding berdasarkan proses, efek samping, dan jenis rambut yang dihasilkan.
Untuk lebih memahami perbedaan Smoothing dan Rebonding, simak ulasan dari masing-masing teknik pelurusan rambut berikut ini.
Rebonding
Rebonding merupakan cara meluruskan rambut menggunakan bahan kimia, dengan mengubah struktur protein rambut melalui pemotongan ikatan kutikula dalam rambut. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan teknik Rebonding pada rambut,
Rambut akan kehilangan tampilan alami, karena Rebonding akan menghasilkan rambut lurus kaku seperti jarum.
Senyawa kimia yang digunakan dapat memiliki efek samping permanen.
Teknik Rebonding membutuhkan waktu antara 5 sampai 6 jam.
Umumnya, rambut paska Rebonding akan mengalami kerusakan seperti rontok, kering dan patah-patah sehingga harus dilakukan perawatan secara rutin.
Jika petugas salon kurang berhati-hati akan meyebabkan iritasi pada kulit kepala.
Hasil pelurusan lebih tahan lama, namun rambut baru yang tumbuh akan tetap keriting sesuai aslinya.
Proses Rebonding yang menggunakan alat ion harus dilakukan secara cermat sesuai prosedur dengan orang yang kompeten di bidangnya.
Smoothing
Smoothing merupakan teknik meluruskan rambut dengan bahan kimia melalui proses membentuk susunan rambut menjadi sejajar. Adapun kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan teknik Smoothing adalah sebagai berikut,
Hasil rambut akan terlihat lebih natural, mudah diatur, lebih halus, dan rapi.
Teknik Smoothing membutuhkan waktu antara 3 sampai 3,5 jam.
Dapat menimbulkan efek samping alergi dan iritasi pada kulit sensitif.
Hasil teknik Smoothing tidak bertahan lama.
Rambut akan mengalami kerontokan dan patah-patah di bagian ujung.
Demikian perbedaan Smoothing dan Rebonding yang diharapkan berguna dalam memilih teknik meluruskan rambut.(DK)
