Perbedaan Subhanallah dan Masyaallah serta Waktu Pengucapan yang Tepat

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai umat Muslim, waktu pengucapan Subhanallah dan Masyaallah biasanya dilakukan dalam sehari-hari. Apakah arti kedua ucapan tersebut dan apa perbedaannya? Mari simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.
Perbedaan Subhanallah dan Masyaallah serta Waktu Pengucapan yang Tepat
Bacaan Subhanallah dan Masyaallah:
سُبْحَانَ اللّهُ
(Subhanallah)
مَاشَآءَاللّهُ
(Masyaallah)
Berdasarkan buku Shihab dan Shihab Edisi Ramadhan: Bincang-Bincang Seputar Tema Populer Terkait Ajaran Islam oleh Quraish Shihab dan Najwa Shihab (2019:44-45), dari segi bahasa, Subhana berasal dari kata sabbaha yang berarti menjauh. Subhanallah berarti menjauhkan Allah dari segala bentuk kekurangan dan keburukan. Sehingga kita berkata "Maha Suci Allah. Suci itu benar, indah, dan baik." Jadi, Maha Indah, maha Baik Allah tidak ada keburukan sedikit pun dari Allah, Maha Benar Allah, Subhanallah, Maha Suci Allah.
Mengutip buku 65 Kultum Kamtibmas oleh Drs. K.H.D Syarif Hidayatullah, M.A. (2020:123-125), membaca Subhanallah disebut bertasbih, dalam pengertian agama berarti:
"Menjauhkan Allah dari segala sifat kekurangan dan kejelekan." Maka dari itu, orang yang mengucapkan Subhanallah, ia mengakui bahwa tidak ada sifat atau perbuatan Tuhan yang tercela atau kurang sempurna. Tidak ada ketetapan-Nya yang tidak adil, baik itu terhadap orang atau makhluk lain maupun terhadap si pengucap.
Berdasarkan buku Akidah Akhlak: Buku Pelajaran Akidah Akhlak untuk Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah oleh Ahmad Kusaeri (2008: hlm 2-6), Masyaallah adalah kata yang pantas kita ucapkan setiap kita mengalami kekaguman dan ketakjuban atas kehendak Allah SWT. Fungsi pokok dari Masyaallah adalah kalimat kekaguman (takjub), yaitu perasaan kagum yang muncul saat seseorang menyaksikan sesuatu, bisa berupa materi (benda) atau non-materi (kejadian atau peristiwa).
Manfaat kalimat Masyaalah adalah
Menyempurnakan ikhtiar: karena manusia wajib berikhtiar dan hasilnya Allah yang menentukan
Bertawakal: setelah berikhtiar sekuat tenaga, kita serahkan dan pasrahkan segala hasilnya pada Allah SWT
Sabar: jika hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan harapan maka hendaklah kita bersabar
Tawadu atau rendah hati: membuat kita tidak mudah terpana atau terpedaya akan sesuatu yang hebat di dunia
Qana'ah atau merasa cukup: merasa cukup atas segala yang telah diberikan Allah SWT
Perbedaan penggunaan kedua kalimat tersebut adalah Subhanallah biasanya diucapkan untuk mengagumi keindahan ciptaan Allah SWT atau kebaikan Allah SWT. Sedangkan Masyaallah diucapkan sebagai doa atau pujian kepada Allah SWT karena adanya ketertarikan pada sesuatu yang menarik tentang ciptaan Allah SWT.
Sebagai umat Muslim, kita sebaiknya selalu menjaga lisan kita dengan kata-kata dan ucapan-ucapan yang baik dalam percakapan sehari-hari. Termasuk dengan mengucapkan Subhanallah dan Masyaallah. Oleh karena itu, mari kita membiasakan mengucapkan Subhanallah dan Masyaallah sebagai ucapan-ucapan baik dalam kehidupan kita sehari-hari.
Sekian penjelasan mengenai pengertian dan arti Subhanallah dan Masyaallah serta perbedaannya. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Anda. (IND)
