Perbedaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Hadiah dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan zakat, infak, sedekah, dan hadiah perlu dipahami agar tidak salah dalam menilainya. Keempat perbuatan tersebut bersifat terpuji karena sama-sama meringankan beban orang lain.
Zakat, infak, sedekah, dan hadiah dibahas lebih lanjut dalam agama Islam. Memahami perbedaan dari keempatnya sangat penting agar dapat menunaikannya sesuai kaidah Islam.
Perbedaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Hadiah
Memberikan zakat, infak, sedekah, dan hadiah sangat dianjurkan dalam agama Islam. Adapun perbedaan zakat, infak, sedekah, dan hadiah, yakni sebagai berikut.
1. Zakat
Zakat adalah ibadah yang hukumnya wajib dilakukan oleh setiap muslim. Mengutip buku Zakat dalam Islam, Fahd Salem Bahammam (2015), amalan ini juga termasuk bagian dari rukun Islam yang ketiga.
Zakat diartikan sebagai besaran harta yang dikeluarkan untuk orang-orang yang berhak menerimanya. Perintah mengeluarkan zakat disebutkandalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 43, yang artinya:
“Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat l, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” [QS. Al Baqarah: 43].
2. Infak
Infak adalah pemberian rezeki kepada orang lain yang hukumnya sunnah bagi umat muslim. Infak artinya membelanjakan harta atau uang untuk kebaikan.
Anjuran melakukan infak tertuang dalam Al Quran surat Saba’ ayat 39, yang artinya:
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik.” [QS. Saba’: 39].
3. Sedekah
Sedekah adalah memberikan bantuan kepada seseorang dengan harapan mencari pahala dari Allah. Bentuk pemberian sedekah lebih bebas dan tidak dibatasi. Contohnya, seperti sedekah uang, pikiran, tenaga, waktu, dan lain sebagainya.
Rasulullah Saw. bersabda: “Segala kebaikan adalah sedekah.” (HR. Bukhari).
4. Hadiah
Hadiah merupakan pemberian sesuatu kepada orang lain agar merasa bahagia atau berkurang kesedihannya. Hadiah juga diartikan sebagai sesuatu yang diberikan kepada orang lain tanpa meminta kompensasi secara langsung.
Rasulullah Saw. bersabda: “Hendaknya kalian saling memberi hadiah niscaya kalian saling cinta mencintai.” (HR. Bukhari dalam kitab al-Adab al-Mufrad).
Baca juga: Pengertian Zakat Fitrah Beserta Syarat dan Manfaatnya
Perbedaan zakat, infak, sedekah, dan hadiah yang dibahas di atas bisa dijadikan panduan dalam melakukan ibadah. Masing-masing memiliki fungsi dan manfaat tersendiri, baik untuk diri sendiri maupun orang yang menerimanya. (DLA)
