Konten dari Pengguna

Perbedaan Zip dan Rar dalam Kompresi File

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk perbedaan zip dan rar. Sumber: pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk perbedaan zip dan rar. Sumber: pexels.com/Pixabay

Perbedaan ZIP dan RAR perlu diketahui dalam kompresi file. Keduanya sekilas tampak sama tapi ternyata berbeda. Salah satu perbedaannya adalah ZIP tidak perlu menggunakan aplikasi khusus sedangkan rar membutuhkan aplikasi khusus.

File kompresi adalah file-file yang digabungkan agar mendapatkan ukuran file yang lebih kecil dari ukuran aslinya. File-file yang telah dikompresi akan memudahkan dalam pengiriman data atau saat diunduh karena ukuran yang lebih kecil.

Perbedaan ZIP dan RAR

Ilustrasi untuk perbedaan ZIP dan RAR. Sumber: pexels.com/Karolina Kaboompics

ZIP dan RAR adalah format yang digunakan dalam kompresi file. Menurut buku Rahasia Manajemen File oleh Jubilee Enterprise (2010: 21-23), kompresi dimaksudkan sebagai file-file yang digabungkan menjadi satu dengan tujuan memperoleh file dengan ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan file aslinya. Perbedaan ZIP dan RAR adalah sebagai berikut:

1. RAR

RAR adalah arsip file yang berisi satu atau lebih file yang dikompresi dengan RAR Compression. Jenis file ini umumnya menggunakan rasio kompresi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kompresi ZIP. RAR membutuhkan aplikasi khusus untuk membukanya, yaitu dengan WinRAR.

RAR compressor dapat menciptakan spanned atau multi-volume, dan arsip yang terbagi menjadi beberapa file kompresi. Keunggulan kompresi file RAR adalah dapat diekstrak kembali seperti file aslinya tanpa kehilangan data. File hasil kompresi RAR cenderung berukuran lebih kecil dan sering digunakan untuk menyimpan atau mentransmisi file lintas internet.

Jika dibandingkan dengan file ZIP, file RAR lebih unggul karena fitur-fiturnya yang lebih canggih, seperti arsip yang lebih beragam, kompresi lebih rapat sehingga memiliki kepadatan tinggi, multimedia dan mode teks, kekuatan enkripsi, dan terdapat recovery record yang membantu memperbaiki arsip, dan sebagainya.

2. ZIP

ZIP adalah format kompresi yang dihasilkan dari kompresi ZIP. File yang dikompresi menggunakan ZIP sering disebut dengan istilah 'zipped'. Dalam format ini, setiap file dalam arsip dikompresi secara terpisah. Format file ZIP didukung oleh banyak program file kompresi atau dekompresi.

Arsip ZIP dapat dibuat oleh pengguna Windows dengan cara klik kanan file lalu pilih menu Sent to > Compressed (zipped) folder. File ZIP sebagai arsip file kompresi dapat berisi satu atau lebih file.

File yang di-zipped ke dalam arsip tunggal umumnya menggunakan algoritma file kompresi. Jika file dokumen dalam arsip ingin dibuka, maka unzipped atau dekompresi harus dilakukan terlebih dahulu dengan fasilitas dekompresi file.

Baca juga: 5 Aplikasi yang Berperan dalam Teknologi Informasi di Kehidupan Sehari-hari

Demikian penjelasan mengenai perbedaan ZIP dan RAR. Semoga dapat menambah wawasan mengenai format ZIP dan RAR dalam kompresi file.(IND)