Peristiwa Pelepasan Ovum dari Ovarium pada Siklus Reproduksi Wanita

Konten dari Pengguna
4 Oktober 2022 17:01
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Peristiwa Pelepasan Ovum dari Ovarium, Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Peristiwa Pelepasan Ovum dari Ovarium, Foto:Unsplash
ADVERTISEMENT
Ilmu Biologi mempelajari sistem pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup, termasuk reproduksi. Peristiwa pelepasan ovum dari ovarium disebut ovulasi. Simak proses siklus reproduksi wanita melalui artikel berikut ini.
ADVERTISEMENT
Sistem reproduksi manusia telah diajarkan di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Selain dapat memahami proses perkembangbiakan pada manusia, siswa juga mengenal gangguan atau penyakit yang mungkin terjadi pada sistem reproduksi. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat memelihara dan menjaga kesehatan pada sistem tubuhnya masing-masing.

Peristiwa Pelepasan Ovum dari Ovarium

Ilustrasi Peristiwa Pelepasan Ovum dari Ovarium          Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Peristiwa Pelepasan Ovum dari Ovarium Foto:Unsplash
Ovarium merupakan salah satu alat reproduksi pada wanita. Peristiwa pelepasan ovum dari ovarium disebut ovulasi. Berdasarkan Buku Sakti Biologi SMP yang disusun oleh Pakar Tentor (2015:197), berikut adalah penjelasan mengenai ovarium sebagai alat reproduksi pada wanita;

Ovarium

Ovarium merupakan organ utama pada sistem reproduksi wanita. Ovarium berjumlah sepasang dan terletak pada kiri dan kanan bagian bawah rongga perut. Ovarium adalah tempat diproduksinya ovum (sel telur) yang telah berlangsung sejak bayi.
ADVERTISEMENT
Setiap wanita memiliki jumlah ovum berbeda-beda. Saat wanita telah dewasa, akan terjadi pematangan ovum secara bertahap.
Ovum yang telah masak akan dilepaskan menuju oviduk (tuba fallopi). Peristiwa pelepasan ovum dari ovarium disebut ovulasi, yang umumnya terjadi setiap 28 hari sekali dalam siklus menstruasi.
Ovarium selain berfungsi dalam produksi hormon estrogen (hormon kelamin wanita), juga merupakan tempat terjadinya Oogenesis (pembentukan ovum). Satu proses Oogenesis akan menghasilkan 4 sel anak, namun pada manusia hanya satu yang fungsional, 3 lainnya mati menjadi polosit atau badan kutub.

Siklus Menstruasi

Siklus Peristiwa Pelepasan Ovum dari Ovarium , Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Siklus Peristiwa Pelepasan Ovum dari Ovarium , Foto:Unsplash
Jika ovum tidak dibuahi sperma, jaringan dalam dinding rahim (endometrium) yang telah menebal dan mengandung banyak pembuluh darah akan rusak dan luruh. Proses tersebut dinamakan menstruasi (haid), yang terjadi secara periodik.
ADVERTISEMENT
Jarak waktu satu menstruasi dengan menstruasi berikutnya dinamakan siklus menstruasi. Dalam siklus menstruasi terdapat 4 fase, yaitu;
  1. Fase menstruasi, yaitu lepasnya ovum dari dan disertai luruhnya endometrium sehingga terjadi pendarahan.
  2. Fase praovulasi, yaitu proses pembentukan kembali dinding rahim.
  3. Fase ovulasi yang terjadi pada hari ke 14.
  4. Fase pascaovulasi, berlangsung selama 14 hari sebelum siklus mentruasi berikutnya.
Dalam siklus reproduksi wanita, setiap bulannya akan mengalami peristiwa pelepasan ovum dari ovarium disebut ovulasi, untuk melangsungkan proses fertilisasi. Namun jika tidak ada fertilisasi, maka akan terjadi proses menstruasi.(DK)
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020