Peristiwa Tekanan yang Terjadi pada Saat Jantung Memompa Darah ke Seluruh Tubuh

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem peredaran darah sangat penting bagi metabolisme tubuh manusia. Jantung memiliki peranan penting pada sistem peredaran darah. Peristiwa tekanan yang terjadi pada saat jantung memompa darah keseluruh tubuh disebut tekanan sistolik.
Selain jantung, masih ada alat peredaran darah lainnya yaitu pembuluh darah. Simak ulasan mengenai sistem peredaran darah manusia dalam artikel ini.
Baca juga: Mengetahui Letak Tekanan Darah Paling Besar pada Sistem Peredaran Darah Manusia
Tekanan Sistolik dan Diastolik pada Peredaran Darah Manusia
Pasti kalian pernah mendengar istilah tekanan darah kan? Alifariki dalam Epidemiologi Hipertensi (2019) menjelaskan bahwa tekanan darah adalah daya yang diperlukan agar darah dapat mengalir di dalam pembuluh darah dan beredar mencapai seluruh jaringan tubuh manusia.
Ketika memeriksakan tekanan darah, akan diukur tekanan sistolik dan diastolik. Berikut ini penjelasannya:
Tekanan sistolik merupakan peristiwa yang terjadi ketika jantung berdetak dan otot jantung berkontraksi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Tekanan diastolik merupakan peristiwa yang terjadi ketika otot jantung rileks sebelum kontraksi berikutnya dan tekanan ini paling rendah.
Sistem Peredaran Darah Manusia
Dikutip dari Bahas Tuntas 1001 Soal Biologi SMP Kelas VII, VIII, IX yang disusun oleh Isma’il (2009), peredaran darah pada manusia dibagi menjadi dua yaitu:
Peredaran darah kecil yang merupakan peredaran darah dari jantung menuju paru-paru dan kembali lagi ke jantung.
Peredaran darah besar merupakan peredaran darah dari jantung menuju ke seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung.
Sistem peredaran darah manusia disebut sebagai peredaran darah ganda karena dalam sekali beredar darah manusia melalui jantung sebanyak dua kali. Peredaran darah manusia juga disebut sebagai peredaran darah tertutup karena beredar melalui pembuluh darah.
Alat peredaran darah manusia tersusun atas jantung dan pembuluh darah. Simak uraiannya berikut:
Jantung
Jantung manusia terletak di rongga dada sebelah kiri dan terdiri dari empat ruang sebagai berikut:
Serambi kanan yang berfungsi untuk menerima darah dari seluruh tubuh.
Serambi kiri yang berfungsi untuk menerima darah dari paru-paru.
Bilik kanan yang berfungsi untuk memompa darah ke paru-paru.
Bilik kiri yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Pembuluh Darah
Pembuluh darah pada manusia dibagi menjadi:
Pembuluh vena. Merupakan pembuluh yang mengalirkan darah dari organ tubuh menuju ke jantung. Cirinya adalah terletak lebih dekat ke permukaan tubuh, memiliki dinding tipis, dan berisi darah kotor kecuali vena pulmonalis yang kaya akan oksigen.
Pembuluh arteri. Merupakan pembuluh yang mengalirkan darah dari jantung menuju ke organ tubuh. Cirinya adalah letaknya lebih dalam dibanding vena, memiliki dinding tebal, dan berisi darah yang kaya akan oksigen kecuali arteri pulmonalis yang kaya akan karbon dioksida.
Pembuluh kapiler merupakan pembuluh yang sangat halus yang berhubungan langsung dengan organ tubuh.
Jadi, peristiwa tekanan yang terjadi pada saat jantung memompa darah keseluruh tubuh disebut dengan tekanan sistolik. Sekian penjelasan mengenai tekanan sistolik dan diastolik serta sistem peredaran darah pada manusia. (KRIS)
