Konten dari Pengguna

Peristiwa yang Terjadi pada Saat Membran Neuron Mengalami Depolarisasi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Peristiwa yang terjadi pada saat membran neuron mengalami depolarisasi adalah (Foto: Robina Weermeijer | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Peristiwa yang terjadi pada saat membran neuron mengalami depolarisasi adalah (Foto: Robina Weermeijer | Unsplash.com)

Ketika tidak sengaja memegang gelas berisi air panas, kalian pasti akan segera menjauhkan tangan dari gelas tersebut. Gerakan cepat yang kalian lakukan itu karena ada sistem saraf pada tubuh manusia. Peristiwa yang terjadi pada saat membran neuron mengalami depolarisasi adalah membran sebelah luar muatannya lebih negatif.

Apa sih neuron itu? Untuk bisa lebih memahami tentang neuron, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Baca juga: Pengertian, Jenis, dan Fungsi Jaringan Saraf pada Hewan

Peristiwa yang Terjadi pada Saat Membran Neuron Mengalami Depolarisasi adalah

Ilustrasi Peristiwa yang Terjadi pada Saat Membran Neuron Mengalami Depolarisasi adalah (Foto: Robina Weermeijer | Unsplash.com)

Dikutip dari Biologi SMP/MTs Kelas IX yang disusun oleh Wijaya (2008), neuron atau sel saraf adalah unit fungsional dari sistem saraf. Struktur neuron dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

  1. Dendrit merupakan bagian yang menerima pesan (impuls) dari sel yang lain dan mengirimnya ke badan sel;

  2. Badan sel merupakan bagian yang mengolah informasi, mengandung inti sel, mitokondria, dan organella yang lain dan merupakan tipe sel eukariotik;

  3. Akson (neurit) merupakan bagian yang menyalurkan impuls dari badan sel.

Di bagian tertentu, akson dibungkus dengan selubung mielin yang dibentuk dari membran plasma dari sel Schwann. Sel Schwann bertugas untuk menyediakan nutrisi dan fasilitas lain bagi neuron. Jarak antar sel Schwann disebut dengan Nodus Ranvier yang ada di sepanjang neuron untuk mempercepat jalannya sinyal.

Berdasarkan fungsinya, neuron dibagi menjadi tiga macam sebagai berikut:

  1. neuron sensorik yang memiliki dendrit yang panjang dan akson yang pendek, fungsinya adalah untuk menghantarkan impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat;

  2. neuron yang memiliki akson panjang dan dendrit pendek, fungsinya adalah untuk menghantarkan pesan dari sistem saraf pusat ke efektor (otot atau kelenjar), dan

  3. interneuron yang hanya bisa ditemukan di sistem saraf pusat, fungsinya adalah untuk menghubungkan neuron satu dengan yang lain.

Prinsip Penghantaran Impuls

Prinsip penghantaran impuls dibagi menjadi dua, yaitu penghantaran lewat sel saraf dan penghantaran lewat sinaps. Berikut ini penjelasannya:

Penghantaran lewat sel saraf

Ketika tidak ada rangsangan, neuron berada dalam keadaan istirahat. Muatan listrik di luar membran neuron adalah positif dan muatan listrik di bagian dalam membran negatif. Kondisi membran seperti ini disebut sebagai polarisasi.

Saat ada rangsangan, ion positif masuk ke dalam membran yang mengakibatkan perubahan potensial muatan listrik pada membran. Kondisi ketika muatan ion di luar dan di dalam membran tidak seperti keadaan awal disebut sebagai depolarisasi.

Peristiwa yang terjadi pada saat membran neuron mengalami depolarisasi adalah membran sebelah luar muatannya lebih negatif.

Penghantaran lewat sinaps

Impuls atau rangsangan yang diterima neuron sensorik akan dihantarkan melalui sel saraf dan sinapsis. Sinapsis adalah titik pertemuan terminal neuron satu dengan yang lain.

Itulah penjelasan mengenai peristiwa yang terjadi pada saat membran neuron mengalami depolarisasi dan prinsip penghantaran impuls. Selamat belajar! (KRIS)