Konten dari Pengguna

Persamaan dan Lawan Kata Husnuzan beserta Artinya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lawan kata husnuzan. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Lawan kata husnuzan. Sumber: unsplash.com

Setiap kata dalam bahasa Indonesia memiliki persamaan dan lawan katanya masing-masing. Hal inilah yang membuat perbendaharaan kata dalam bahasa Indonesia menjadi sangat banyak dan menarik untuk dipelajari lebih jauh.

Salah satunya adalah persamaan dan lawan kata husnuzan. Adapun lawan kata husnuzan adalah suuzan. Lantas, bagaimana dengan persamaan katanya? Untuk Anda yang penasaran, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel di bawah ini, ya.

Baca Juga: Lawan Kata Dermawan dalam KBBI dan Contoh Kalimatnya

Husnuzan dalam Bahasa Indonesia

Lawan kata husnuzan. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari buku Materi Pendidikan Agama Islam 1 karya Sayid Habiburrahman dan Suroso (2022:126), lawan kata husnuzan adalah suuzan. Sedangkan persamaan kata husnuzan sendiri adalah berbaik sangka.

Secara umum, husnuzan merupakan perilaku terpuji dalam Islam. Hal inilah yang kemudian membuat husnuzan berkaitan erat dengan prasangka baik dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap manusia yang selalu berhusnuzan tentunya akan menjauhkan mereka dari rasa khawatir yang berlebih dan prasangka buruk, baik itu kepada Allah SWT maupun kepada sesama manusia.

Adapun salah satu wujud perilaku husnuzan adalah seseorang selalu yakin bahwa segala hal yang mereka peroleh merupakan kebaikan yang berasal dari Allah SWT. Kata husnuzan ini berasal dari dua kosa kata, yakni khusnu yang berarti baik dan zan yang berarti sangka.

Dalam Islam, husnuzan memiliki makna berbaik sangat terhadap segala ketentuan dan juga ketetapan Allah SWT yang diberikan kepada manusia.

Sikap husnuzan mampu melahirkan keyakinan bahwa segala kenikmatan dan juga kebaikan yang diterima manusia datangnya dari Allah SWT.

Bahkan Allah SWT juga sudah melarang umat Muslim untuk berburuk sangat terhadap segala hal. Larangan tersebut tertuang dalam Alquran Surat Al Hujurat ayat 12 yang berbunyi sebagai berikut.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

Artinya, "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."

Demikian penjelasan singkat tentang persamaan dan lawan kata husnuzan. (Anne)