Persamaan Kata Zat dalam Tesaurus Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika mempelajari bahasa Indonesia, kalian akan diajarkan materi mengenai persamaan kata atau sinonim. Materi sinonim ini berisi tentang pengertian sinonim, jenis-jenis, dan faktor yang membentuk sinonim. Kalian juga akan diberi pertanyaan seperti apa persamaan kata zat?
Tentunya sebelum bisa menjawab pertanyaan tersebut kalian harus mengerti apa itu sinonim. Simak ulasannya berikut ini.
Baca juga: Arti dan Sinonim Terlalu Lama dalam Tesaurus Bahasa Indonesia
Sinonim Zat dalam Bahasa Indonesia
Dilansir dari kbbi.kemdikbud.go.id, sinonim memiliki makna bentuk bahasa yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk bahasa lain; muradif. Terdapat banyak sekali sinonim atau persamaan kata zat. Berikut ini beberapa sinonim zat:
benda
barang
wujud
unsur
entitas
jasad
materi
figur
bentuk
sosok
rupa
struktur
bagian
objek
subjek
unit
Jenis Sinonim
Dikutip dari buku Semantik karya Amilia dan Anggraeni (2019), sinonim dibagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut:
Sinonim antara morfem (bebas) dengan morfem (terikat), misalnya antara ‘dia’ dengan ‘nya’, antara ‘saya’ dengan ‘ku’ dalam kalimat. Contoh: Tanya pendapat dia. Tanya pendapatnya.
Sinonim antara kata dengan kata. Seperti antara ‘buruk’ dengan ‘jelek’. Contoh: Tulisan tangannya buruk sekali. Tulisan tangannya jelek sekali.
Sinonim antara kata dengan frase atau sebaliknya. Misalnya antara ‘pencuri’ dengan ‘tamu yang tidak diundang’.
Sinonim antara frase dengan frase. Seperti antara ‘orang tua’ dengan ‘ayah ibu’. Contoh: Sebelum pergi, pamitlah dengan orang tua. Sebelum pergi, pamitlah dengan ayah ibu.
Sinonim antara kalimat dengan kalimat. Misalnya ‘Adi menendang batu’ dan ‘batu ditendang Adi’.
Faktor Pembentukan Kesinoniman
Terdapat faktor-faktor yang menyebabkan kata yang bersinonim tidak dapat saling menggantikan:
Faktor Waktu
Ada kata-kata yang hanya lazim dipakai untuk menjelaskan makna yang berhubungan dengan waktu tertentu saja, sehingga tidak bisa bergabung dengan kata dalam waktu lain. Seperti kata ‘hulubalang’ yang bersinonim dengan ‘komandan’.
Meskipun maknanya sama, namun kedua kata tersebut tidak bisa saling bertukar karena ‘hulubalang’ hanya cocok untuk situasi kuno dan ‘komandan’ lebih cocok digunakan pada situasi modern.
Faktor Daerah
Faktor daerah ini bisa berupa dialek. Contohnya kata ‘saya’ dan ‘beta’ bersinonim. Namun, kata ‘beta’ hanya sesuai digunakan dalam konteks pemakaian bahasa Indonesia timur saja, sedangkan ‘saya’ bisa digunakan secara umum.
Faktor Sosial
Faktor ini berupa kemampuan kata beradaptasi dalam lingkungan atau kelas sosial tertentu. Seperti kata ‘aku’ dan ‘saya’ yang bersinonim namun kata ‘aku’ digunakan untuk berbicara dengan orang sebaya atau yang sudah dekat. Kata ‘saya’ digunakan untuk berbicara kepada orang yang lebih tua atau status sosialnya lebih tinggi.
Sekian ulasan mengenai persamaan kata zat dalam Tesaurus Bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat. (KRIS)
