Konten dari Pengguna

Pertempuran Solferino dan Sejarah Terbentuknya Palang Merah Internasional

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pertempuran Solferino Terjadi pada Tanggal. Sumber: Unsplash/Scott Umstattd
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pertempuran Solferino Terjadi pada Tanggal. Sumber: Unsplash/Scott Umstattd

Pertempuran Solferino terjadi pada tanggal 24 Juni 1859 dan merupakan perang antara gabungan tentara Prancis-Sardinia melawan Austria. Perang ini melibatkan ratusan ribu tentara, sehingga menjadi salah satu perang terbesar pada zaman itu.

Banyaknya orang yang terlibat dalam perang itu menimbulkan banyak korban luka dan tewas. Sedangkan, tenaga medis yang ada tidak mampu untuk merawat para korban.

Pertempuran Solferino Terjadi pada Tanggal 24 Juni 1859

Ilustrasi Pertempuran Solferino Terjadi pada Tanggal. Sumber: Unsplash/Khyta

Dikutip dari Aksi Nyata Pejuang Kemanusiaan, Daryanto (2023:2-3), sejarah pertempuran Solferino terjadi pada tanggal 24 Juni 1859 di Kota Solferino, Italia Utara. Pertempuran yang terjadi antara Prancis yang bersekutu dengan Italia melawan Austria tersebut sangat dahsyat dan mengerikan.

Para pertempuran itu, tentara Prancis dikepalai oleh Napoleon III, sedangkan tentara Italia dipimpin oleh Victor Emmanuel II. Di hari pertempuran terjadi, seorang pemuda Swiss bernama Henry Dunant berada di tempat yang sama untuk menemui Napoleon III.

Dunant menyaksikan korban perang yang berjatuhan dan bantuan medis militer yang tidak sanggup untuk merawat semua korban. Hal ini membuat Dunant mengajak warga setempat untuk membantu merawat korban perang.

Lahirnya Palang Merah Internasional

Ilustrasi Pertempuran Solferino Terjadi pada Tanggal, Sumber: Unsplash/Harry Dona

Setelah kembali ke Swiss, Dunant menuliskan pengalaman selama di Solferino dalam sebuah buku berjudul “A Memory of Solferino”. Dalam buku ini, Dunant menggagas dua hal, yaitu.

  1. Membentuk organisasi kemanusiaan internasional.

  2. Mengadakan perjanjian internasional untuk melindungi para prajurit yang terluka di medan perang dan juga perlindungan untuk sukarelawan saat memberikan pertolongan dalam perang.

Di tahun 1863, beberapa warga Jenewa bergabung dengan Henry Dunant demi mengembangkan gagasan tersebut. Dari situ, mereka membentuk komite internasional untuk tentara yang cedera yang saat ini bernama Komite Internasional Palang Merah (International Committee of Red Cross/ICRC).

Agar bisa menjalankan kegiatan kemanusiaan di semua negara, dibentuklah organisasi sukarelawan untuk membantu tenaga medis saat perang. Sekarang, organisasi ini disebut Perhimpunan Nasional Palang Merah atau Bulan Sabit Merah.

Pemerintah Swiss memprakarsai konvensi internasional yang dihadiri oleh sejumlah negara pada 1864. Konvensi ini dikembangkan menjadi Konvensi Jenewa atau Konvensi Palang Merah.

Baca juga: Memahami Kepanjangan Pramuka beserta Sejarah Terbentuknya

Jadi, pertempuran Solferino terjadi pada tanggal 24 Juni 1859. Pertempuran ini membuat Henry Dunant mencetuskan gagasan yang membuat lahirnya Palang Merah Internasional. (KRIS)