Polah atau Pola. Manakah yang Benar Berdasarkan KBBI?

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meskipun bahasa Indonesia menjadi bahasa yang dipelajari sejak jenjang SD atau bahkan menjadi bahasa utama, namun kita sering kali dibingungkan dalam menentukan kata baku. Misalnya saja mana yang benar antara polah atau pola.
Untuk mengetahuinya, artikel berikut akan menjelaskan secara singkat tentang mana yang benar berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Namun sebelumnya akan dibahas mengenai kata baku dulu.
Mengenal Kata Baku dalam Bahasa Indonesia
Sebelum ke penjelasan mana yang benar antara polah dan pola, kita perlu mengetahui apa yang disebut kata baku.
Menurut Rini Damayati dalam bukunnya Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi. (2015: 91), kata baku merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.
Sedangkan kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tulisan dengan pengungkapan gagasan secara tepat. Sedangkan kata tidak baku merupakan kata yang digunakan tidak.
Singkatnya, kata baku adalah kata-kata yang lazim digunakan dalam situasi formal atau resmi yang penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah yang ditentukan.
Terjadinya kesalahan penggunaan kata baku sering terjadi karena beberapa hal, yakni:
Kesalahan penggantian huruf yang sering digunakan penggantian huruf yang dominan adalah pada penggunaan huruf vokal (a, e, dan u) dan konsonan (f, t, r, k, dan v). Hal itu terjadi karena seseorang belum paham akan penggunaan kata baku sesuai dengan tata bahasa baku.
Kesalahan penghilangan huruf yang dominan adalah pada penggunaan huruf vokal (e dan i) dan konsonan (h, n, s, k, dan g). Hal itu terjadi karena seseorang belum paham akan penggunaan kata baku sesuai dengan tata bahasa baku.
Kesalahan penyederhanaan huruf yang dominan adalah pada penggunaan huruf vokal (au dan ai) dan konsonan (kh). Hal itu terjadi karena seseorang belum paham akan penggunaan kata baku sesuai dengan tata bahasa baku.
Kesalahan ejaan huruf yang dominan adalah pada pemisah dan penyatuan kata (di). Hal itu terjadi karena siswa belum paham akan penempatan kata ejaan yang baik.
Polah atau Pola dalam KBBI
Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan kata baku, lantas manakah yang benar antara kata polah atau pola?
Menurut KBBI, kata yang benar adalah pola yang artinya adalah gambar yang dipakai untuk contoh batik; corak batik atau tenun; ragi atau suri; potongan kertas yang dipakai sebagai contoh dalam membuat baju dan sebagainya; model; sistem; cara kerja: bentuk (struktur) yang tetap.
Sedangkan polah memiliki arti bermewah-mewah (terlalu mewah); berlebih-lebihan atau tingkah laku; perbuatan; perilaku.
Baca Juga: Mana yang Benar? Kata Baku Non Tunai, Nontunai, atau Non-Tunai?
Nah, sekarang sudah tahu kata baku mana yang benar antara polah dan pola bukan? Semoga penjelasan singkat di atas dapat menjawab kebingungan Anda terkait penggunaan kata baku dalam bahasa Indonesia.(MZM)
