Prasasti Pertama yang Berkaitan Erat dengan Kerajaan Hindu

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Prasasti merupakan salah satu sumber sejarah yang sangat berharga. Keberadaan prasasti membuat manusia bisa mempelajari masa lalu. Prasasti pertama yang berkaitan erat dengan kerajaan Hindu ditemukan pertama kali di Kalimantan Timur.
Prasasti ini menjadi sangat penting. Dari prasasti tersebut diketahui bahwa agama Hindu mulai masuk ke Indonesia. Prasasti tersebut juga berkaitan dengan Kerajaan Kutai.
Prasasti Pertama yang Berkaitan Erat dengan Kerajaan Hindu Ditemukan Pertama Kali di Kalimantan Timur, Ini Sejarahnya
Dikutip dari Buku Pedoman Umum Pelajar Sejarah Rangkuman Inti Sari, Tri Astuti dan Daffa, (2015) pengertian prasasti adalah tulisan yang dibuat di atas benda keras, seperti batu, logam, atau kayu. Tulisan ini berisi informasi tentang kejadian, peristiwa, atau perintah yang berkaitan dengan penguasa atau tokoh penting.
Prasasti biasanya dibuat untuk mengabadikan sesuatu yang dianggap penting oleh pembuatnya. Prasasti pertama yang berkaitan erat dengan kerajaan hindu ditemukan pertama kali di Kalimantan Timur. Prasasti tersebut dikenal dengan Prasasti Yupa.
Prasasti Yupa merupakan peninggalan Kerajaan Kutai, yang dikenal sebagai kerajaan Hindu pertama di Nusantara. Menurut para ahli, Prasasti Yupa dibuat sekitar tahun 350-400 Masehi. Prasasti Yupa ditemukan di Bukit Berubus, tepi sungai Mahakam, Kalimantan Timur.
Prasasti ini terdiri dari tujuh buah yupa, yaitu tiang batu yang berbentuk segi empat atau segi delapan, yang biasa digunakan untuk mengikat hewan kurban dalam upacara agama Hindu.
Di atas tiang-tiang ini terdapat tulisan dalam bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa, yang menceritakan tentang raja Kutai bernama Mulawarman, putra dari Aswawarman dan cucu dari Kundungga.
Dari Prasasti Yupa dapat diketahui beberapa hal tentang Kerajaan Kutai dan pengaruh Hindu di Indonesia, antara lain sebagai berikut:
Mulawarman adalah raja yang sangat kuat dan kaya. Ia memiliki banyak harta, gajah, kuda, dan tentara. Ia juga sangat dermawan dan suka bersedekah. Ia pernah mengadakan upacara kurban besar-besaran yang melibatkan ribuan ekor sapi.
Mulawarman adalah penganut agama Hindu, khususnya aliran Syiwa. Ia memuja dewa Syiwa sebagai dewa tertinggi dan pelindung kerajaan. Ia juga menghormati leluhurnya sebagai dewa-dewa.
Mulawarman memiliki hubungan baik dengan para brahmana, yaitu kaum intelektual dan rohaniwan Hindu. Ia memberikan tanah dan harta kepada mereka sebagai hadiah dan penghargaan. Ia juga mendapat gelar kehormatan dari mereka, yaitu Rajadhiraja, yang berarti raja di atas raja-raja.
Mulawarman memiliki wilayah kekuasaan yang luas dan beragam. Ia memerintah daerah-daerah di sekitar sungai Mahakam, seperti Kutai, Loa Kulu, Muara Kaman, Muara Jawa, dan Muara Wis. Ia juga memiliki hubungan dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara, seperti Tarumanegara dan Kalingga.
Baca juga: Silsilah Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur menurut Prasasti Yupa
Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa prasasti pertama yang berkaitan erat dengan kerajaan Hindu ditemukan pertama kali di Kalimantan Timur. Prasasti tersebut bernama Prasasti Yupa. (WWN)
