Konten dari Pengguna

Prevalensi: Pengertian, Cara Menghitung, dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Prevalensi                              Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Prevalensi Sumber www.unsplash.com

Dalam suatu wabah penyakit terdapat penelitian untuk mengetahui angka prevalensi. Prevalensi adalah tingkat penderita pada sebuah kasus penyakit. Simak pengertian, cara menghitung, dan contohnya berikut ini.

Untuk mengetahui penyebab, sindrom, resiko, dan sumber penyakit dalam suatu kasus digunakan metode epidemiologi. Dikutip dari buku Bahaya dan Paradigma Tindakan Pasung yang disusun oleh Heni Dwi Windarwati, I Nengah Darthayasa (2022:24), epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari sifat, penyebab, pengendalian, dan faktor-faktor yang memengaruhi frekuensi dan distribusi penyakit, kecacatan, dan kematian dalam populasi manusia.

Baca juga: Epidemiologi itu Ilmu Apa?

Pengertian Prevalensi

Ilustrasi Cara Menghitung Prevalensi Sumber www.unsplash.com

Pengukuran penyakit dalam suatu populasi diawali dengan menghitung angka kejadiannya. Salah satu jenis pengukuran frekuensi penyakit yang digunakan adalah prevalensi.

Berdasarkan buku Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat yang disusun oleh Nasrul Effendy (1998:208), pengertian prevalensi adalah gambaran tentang frekuensi penderita lama dan baru, yang ditemukan pada waktu jangka tertentu di sekelompok masyarakat tertentu.

Cara Menghitung Prevalensi dan Contohnya

Contoh Menghitung Prevalensi Sumber www.unsplash.com

Untuk mengetahui angka prevalensi terdapat dua metode yang digunakan, yaitu angka prevalensi periode dan angka prevalensi poin. Simak cara menghitung beserta contohnya berikut ini.

Angka Prevalensi Periode. Adalah jumlah penderita lama dan baru suatu penyakit dalam jangka waktu tertentu dibagi dalam jumlah penduduk dalam persen atau permil.

Rumus:

  • Angka prevalensi periode = jumlah penderita lama dan baru ÷ jumlah penduduk pertengahan x 100% (1000)

Contoh:

Di daerah dengan penduduk 100.000 orang, terdapat laporan penderita penyakit TBC sebagai berikut; Januari 50 kasus lama, 100 kasus baru, Maret 75 kasus lama, 75 kasus baru, Juli 25 kasus lama, 75 kasus baru.

Angka prevalensi periode = (50+100) + (75+75) + (25+75) ÷ 100.000 x 100% = 0,4%

Angka Prevalensi Poin. Adalah jumlah penderita lama dan baru dalam satu waktu, dibagi dengan jumlah penduduk.

Rumus:

  • Angka prevalensi poin = Jumlah penderita lama dan baru dalam satu waktu ÷ jumlah penduduk x 100%

Contoh:

Sebuah sekolah dengan jumlah murid 100, setelah kemarin 5 orang terkena DBD, hari ini 5 orang lagi menderita DBD.

Angka prevalensi poin = (5+5) ÷ 100 x 100% = 10%

Angka prevalensi menunjukkan ukuran jumlah orang yang sakit dalam suatu populasi pada waktu yang telah ditentukan. Pravelensi juga mengukur semua keberadaan penyakit, baik itu kasus baru maupun lama.(DK)