Konten dari Pengguna

Preventif: Pengertian, Upaya, dan Contoh Tindakannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Upaya yang Dilakukan untuk Mencegah Terjadinya Masalah atau Sebelum Masalah Terjadi Disebut. Sumber: Unsplash/Ben White
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Upaya yang Dilakukan untuk Mencegah Terjadinya Masalah atau Sebelum Masalah Terjadi Disebut. Sumber: Unsplash/Ben White

Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah atau sebelum masalah terjadi disebut preventif. Tindakan ini sangat penting untuk dilakukan guna menghindari munculnya akibat buruk yang fatal.

Agar bisa memahami maksud dari tindakan preventif, ketahui pengertiannya. Selain itu, pelajari juga contoh tindakan preventif agar lebih mudah memahami tindakan ini.

Upaya yang Dilakukan untuk Mencegah Terjadinya Masalah atau Sebelum Masalah Terjadi Disebut Preventif

Ilustrasi untuk Upaya yang Dilakukan untuk Mencegah Terjadinya Masalah atau Sebelum Masalah Terjadi Disebut. Sumber: Unsplash/Jerry Wang

Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah atau sebelum masalah terjadi disebut preventif. Dikutip dari Buku Pintar Pelajaran SMA/MA IPS 6 in 1, Tim Guru Indonesia (2010:362), pengertian preventif berdasarkan sifat pengendalian sosial berarti semua bentuk pencegahan terhadap terjadinya gangguan-gangguan pada keserasian hidup bermasyarakat.

Preventif dapat dikatakan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan adanya pelanggaran-pelanggaran terhadap norma-norma sosial. Suatu tindakan dikatakan sebagai tindakan preventif jika memiliki ciri-ciri berikut.

  • Tindakan tersebut dilakukan sebelum terjadi kejadian atau pelanggaran yang tidak diinginkan.

  • Tindakan tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya kejadian atau pelanggaran tertentu yang menyebabkan kerugian.

  • Tindakan tersebut harus dilakukan dengan sistematis dan teratur dengan proses sosialisasi.

  • Tindakan ini harus berorientasi pada tujuan agar pelanggaran tidak terjadi, bukan pada pelanggaran yang sudah terjadi.

Contoh Tindakan Preventif

Ilustrasi untuk Upaya yang Dilakukan untuk Mencegah Terjadinya Masalah atau Sebelum Masalah Terjadi Disebut. Sumber: Unsplash/Sofatutor

Ada banyak bentuk tindakan preventif yang telah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti anjuran, nasihat, perintah, dan larangan. Berikut contohnya.

1. Anjuran Mengenakan Masker

Untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, pemerintah menganjurkan masyarakat mengenakan masker. Bahkan, pemerintah sempat mewajibkan masyarakat mengenakan masker selama beraktivitas di tempat umum.

2. Nasihat dari Orang Tua

Contoh tindakan preventif selanjutnya adalah nasihat dari orang tua. Setiap anak pasti pernah dinasihati oleh orang tua agar tidak nakal atau tidak melakukan hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Nasihat tersebut adalah upaya preventif orang tua agar anaknya tidak melanggar norma dan nilai dalam masyarakat.

3. Pendidikan Agama

Pendidikan agama diberikan ke anak-anak sejak dini sebagai bentuk preventif agar anak-anak tidak melanggar norma dan nilai agama saat tumbuh dewasa. Pendidikan agama juga diberikan kepada anak untuk mencegah penyimpangan sosial.

Baca juga: Pengertian Represif, Jenis-jenis, dan Contohnya

Jadi, upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah atau sebelum masalah terjadi disebut preventif. Upaya harus dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. (KRIS)