Prinsip Kerja dan Fungsi MCB dalam Instalasi Listrik

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Miniatur Circuit Breaker (MCB) adalah suatu komponen di dalam instalasi listrik rumah yang mempunyai peran sangat urgen. Fungsi MCB secara umum adalah untuk memberikan perlindungan dalam instalasi listrik jika terjadi short circuit atau korsleting atau hubungan singkat arus listrik. MCB didesain untuk mengisolasi serangkaian komponen dari gangguan arus beban lebih maupun hubungan singkat. MCB juga termasuk alat pemutus yang cukup baik untuk menemukan indikasi adanya besaran arus lebih. Contohnya seperti pada Thermostat Load Relay, yang mana MCB mempunyai Bimetalic yang akan memuai jika terkena panas, baik secara langsung maupun tidak langsung. Alat ini diciptakan sesuai ukuran standar, yang mana dapat bekerja dalam waktu yang sangat singkat untuk melindungi rangkaian beban. Agar lebih memhami fungsi dan prinsip kerja dari MCB, simak ulasannya di artikel ini.
Fungsi MCB
Dalam MCB, terdapat magnet triping yang mampu bekerja dengan cepat pada arus hubung pendek yang besar. MCB juga bisa dioperasikan manual dengan cara menekan tombol.
Jika terjadi kegagalan fungsi MCB, maka dapat menimbulkan risiko-risiko yang tidak diinginkan. Contohnya seperti percikan api karena arus singkat yang akhirnya mampu menimbulkan kebakaran. Mengutip buku Motor Listrik oleh Faikul Umam, dkk (2021), fungsi MCB yaitu sebagai berikut:
Untuk memutuskan arus
Untuk mengamankan dan memberi perlindungan pada korsleting atau hubungan arus pendek
Untuk mengamankan beban berlebih
Berperan sebagai sakelar utama
Cara Kerja MCB
Berikut adalah cara kerja MCB dalam instalasi listrik:
MCB pada kondisi normal berperan sebagai sakelar manual yang mampu menghubungkan serta memutuskan arus listrik.
Jika terjadi beban yang lebih (overload) atau hubungan singkat (short circuit), maka MCB akan bekerja otomatis dengan cara memutus arus listrik yang melewatinya.
Ada beberapa arus nominal, yakni berupa 1A, 2A, 4A, 6A, 10A, 20A, 25A, dan lain-lain. Nominal arus ini ditentukan berdasarkan besaran arus yang bisa dihantarkan MCB.
Fungsi dan cara kerja MCB berperan besar dalam menjaga keamanan listrik dari korslet atau gangguan lainnya. Adapun jenis-jenis MCB terbagi menjadi beberapa tipe, di antaranya yaitu tipe B, tipe C, dan tipe D. (DLA)
