Prinsip Persatuan dalam Keberagaman Suku Agama Ras dan Antargolongan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara besar yang memiliki keragaman yang cukup tinggi. Hal ini membuat Indonesia perlu memegang teguh prinsip dalam menjaga kesatuan dan persatuan keragaman. Untuk mengetahui apa saja prinsipnya, mari kita simak pembahasan jawaban dari soal “Sebutkan prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan!” berikut ini.
Baca juga: Tujuan Meneguhkan Semangat Persatuan dan Kesatuan
Ragam Prinsip Persatuan dalam Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan
Sebagai negara besar yang dikenal dengan keragaman budaya, suku, ras, dan agama, Indonesia tentu perlu memiliki prinsip yang dijunjung tinggi untuk dapat memelihara keutuhan dan kesatuan dalam masyarakat.
Jika hal ini tidak diupayakan, bukan hal yang mustahil jika terjadi konflik yang mengarah pada perpecahan dalam negara. Apa saja prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan agama?
Dalam buku berjudul Explore Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jilid 3 untuk SMP/MTs Kelas IX oleh Sri Untari; Ginawan Rianto (2019: 94), prinsip merupakan asas atau sebuah kebenaran yang menjadi pokok dasar dalam berpikir dan bertindak.
Bangsa Indonesia yang terdiri atas keberagaman tentu memiliki prinsip tertentu sebagai dasar pergaulan dasar masyarakatnya. Prinsip tersebut adalah prinsip-prinsip persatuan dalam keberagaman suku bangsa, agama, ras, dan antargolongan.
Penghayatan terhadap prinsip-prinsip tersebut hendaknya dilakukan oleh seluruh bangsa Indonesia. Prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan antar golongan antara lain:
Prinsip nasionalisme Indonesia: prinsip ini mengajarkan kita untuk mencintai tanah air
Prinsip Bhineka Tunggal Ika: prinsip ini mengajarkan kita untuk saling menghargai dan toleransi antar sesama meskipun memiliki latar belakang yang berbeda-beda.
Prinsip kebebasan yang bertanggung jawab: seseorang bebas melakukan sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan dan tidak merugikan orang lain.
Prinsip persatuan pembangunan untuk mewujudkan cita-cita reformasi: mengajarkan masyarakat untuk mampu mengisi kemerdekaan dan mewujudkan cita-cita reformasi.
Prinsip wawasan nusantara: menjadikan setiap masyarakat Indonesia merasa satu, sebangsa, senasib, sepenanggungan, dan setanah air, serta memiliki satu tekad yang kuat dalam mewujudkan cita-cita pembangunan nasional.
Itu dia sederet prinsip persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan yang perlu dipegang teguh bagi tiap masyarakat di Indonesia untuk memelihara keutuhan dan kerukunan dalam negara. (DAP)
