Prinsip-Prinsip yang Harus Diperhatikan dalam Melaksanakan Supervisi Pendidikan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Supervisi pendidikan merupakan pekerjaan yang dilakukan secara profesional, dengan mengikuti aturan dan standar yang berlaku. Prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam melaksanakan supervisi pendidikan adalah melaksanakan hal-hal untuk mencapai tujuan pendidikan. Simak ulasannya melalui tulisan berikut ini.
Supervisi harus dilakukan dengan baik untuk mencapai tujuan pendidikan yang nantinya akan meningkatkan mutu pendidikan, baik secara kelembagaan maupun peningkatan kompetisi seluruh anggota organisasi sekolah. Dengan meningkatnya kapasitas organisasi pendidikan dan tantangan sosial dalam masyarakat, maka diperlukan tanggapan dan harapan yang memadai, efektif, dan kualitatif.
Baca juga: Kontribusi Satuan Pendidikan untuk Mencapai Tujuan Pendidikan.
Prinsip-Prinsip dalam Melaksanakan Supervisi Pendidikan
Pengertian supervisi pendidikan terdapat dalam buku Supervisi Pendidikan yang disusun oleh Nisa Rahmaniyah Utami, Erwin Firdaus (2021:5). Dikutip dari buku tersebut, supervisi pendidikan adalah pembinaan dalam bentuk konsultasi atau instruksi untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran.
Dihimpun dari buku Administrasi dan Supervisi Pendidikan: Kajian Teoritis dan Praktis dalam Pendidikan yang disusun oleh Ali M. Zebua, Fitriyani (2022:170), prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam melaksanakan supervisi pendidikan adalah sebagai berikut.
Hubungan konsultatif dan kolegial, bukan berbentuk hierarkis.
Dilakukan dengan kemasyarakatan.
Tenaga kependidikan (pengajar) menjadi pusat aktivitas.
Diterapkan berdasarkan keperluan tenaga pengajar (pendidik).
Merupakan bantuan profesional.
Tujuan Supervisi Pendidikan
Adapun tujuan dilakukannya supervisi pendidikan antara lain sebagai berikut.
Membantu Kepala Sekolah dan Guru untuk memahami tujuan utama pendidikan dan peran sekolah dalam mewujudkannya.
Meningkatkan kapasitas guru untuk mempersiapkan murid-muridnya dengan efektif.
Membantu administrator dan guru melalui kritik dan kesulitan yang dihadapi dengan perencanaan dan perbaikan.
Meningkatnya kesadaran pengawasan akan berdampak kepada lingkungan sekolah yang demokratis dan kooperatif.
Membantu guru dalam meningkatkan kualitas layanan pada kegiatan pendidikan.
Dapat menilai kerja guru-guru dalam meningkatkan mutu pelayanan kegiatan profesinya.
Membantu pimpinan dalam mengenalkan sekolah kepada masyarakat serta meningkatkan program-program pendidikan.
Membantu Kepala Sekolah dan guru untuk mengevaluasi kegiatan pengembangan siswa.
Mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan antar guru.
Supervisi pendidikan adalah intruksi untuk meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar. Supervisi pendidikan memiliki beberapa prinsip yang harus diperhatikan dengan tujuan untuk mengembangkan situasi belajar-mengajar yang baik.(DK)
