Produsen: Orang yang Melakukan Kegiatan Produksi di Dunia Ekonomi

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Ada beragam tujuan di balik kegiatan tersebut sehingga membuatnya penting di dunia ekonomi.
Salah satu tujuan tersebut adalah memenuhi kebutuhan masyarakat. Jadi tanpa ada produsen, masyarakat akan kesulitan untuk memperoleh kebutuhan yang dapat menyejahterakan kehidupannya.
Sebutan Orang yang Melakukan Kegiatan Produksi
Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Arti lain dari produsen dapat dilihat dalam buku Aspek Dasar Ekonomi Mikro, Tri Kunawasangsi Pracoyo dan Antyo Pracoyo (2006: 146), yaitu orang yang memproduksi barang serta jasa.
Secara garis besar, ada dua jenis produsen dalam dunia ekonomi. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Produsen Korporasi
Produsen korporasi adalah orang yang memproduksi barang atau jasa dalam skala besar. Biasanya, orang ini telah mendaftarkan bisnisnya secara hukum, mempunyai gedung sendiri serta banyak karyawan untuk menunjang kegiatan produksinya. Contohnya adalah pabrik makanan dan perusahaan penyedia layanan internet.
2. Produsen Perseorangan
Produsen perseorangan adalah orang yang memproduksi barang atau jasa dalam skala kecil. Biasanya, orang ini menjalankan kegiatan produksinya sendiri atau dibantu karyawan dalam jumlah sedikit. Lokasi produksinya bisa di rumah atau tempat kecil lainnya. Contohnya adalah pengrajin kayu dan tukang cukur.
Tujuan Orang Melakukan Kegiatan Produksi
Kegiatan produksi dilakukan untuk berbagai tujuan. Berikut penjelasannya.
1. Memenuhi Kebutuhan
Manusia selalu mempunyai kebutuhan untuk menyejahterakan hidupnya. Oleh sebab itu, produsen hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut, baik berupa barang maupun jasa.
2. Memperoleh Keuntungan
Produsen melakukan kegiatan produksi juga bertujuan untuk memperoleh keuntungan. Tak hanya pemilik usaha saja yang mendapatkannya, namun juga para karyawannya bila ada.
3. Meningkatkan Pendapatan Negara
Adanya kegiatan produksi juga dapat meningkatkan pendapatan negara. Hal ini dapat diperoleh dari berbagai cara. Contohnya adalah pajak atas penjualan barang industri dan cukai impor jika pihak produsen mendatangkan bahan baku dari luar negeri.
Baca juga: 5 Contoh Peran Indonesia sebagai Produsen di ASEAN
Kesimpulannya, orang yang melakukan kegiatan produksi adalah produsen. Produsen dibagi menjadi dua, yaitu proudsen korporasi dan perseorangan. Produsen melakukan kegiatannya untuk memenuhi beragam tujuan seperti yang telah dibahas di atas. (LOV)
