Profil Delpedro Marhaaen, Direktur Lokataru Foundation dan Aktivis HAM

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil Delpedro Marhaaen menarik perhatian publik paska penangkapan dirinya oleh polisi. Delpedro dijemput paksa oleh penyidik Polda Metro Jaya, pada hari Senin, 1 September 2025.
Saat kejadian, Delpedro Marhaaen tengah berada di kantor Lokataru, Jakarta. Hal ini sontak mendapat kecaman dari masyarakat, karena penangkapan Delpedro dinilai sebagai bentuk kriminalisasi serta ancaman bagi kebebasan sipil dan demokrasi di Indonesia.
Profil Delpedro Marhaaen, Pemuda Penggiat HAM di Indonesia
Profil Delpedro Marhaaen tercatat sebagai Direktur Eksekutif Lokataru Foundation. Lokataru Foundation merupakan organisasi nirlaba yang fokus pada advokasi hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.
Diambil dari buku Hak Asasi Manusia, Hani Sholihah (2024:124), HAM adalah hak yang melekat pada setiap individu umat manusia. Hak asasi manusia dapat diartikan sebagai standar dasar minimum untuk perlakuan terhadap sesama manusia.
Lulus sekolah, Delpedro Marhaaen lalu melanjutkan pendidikannya di jurusan Hukum, Universitas Tarumanagara. Setelah mendapatkan gelar sarjana, Delpedro kemudian melanjutkan studi magister bidang Hukum di kampus yang sama.
Delpedro Marhaaens lalu berhasil meraih gelar magister keduanya di bidang Politik Kewarganegaraan, dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta.
Karier Delpedro Marhaaens diawali dengan bekerja sebagai researcher di Haris Azhar Law Office pada tahun 2023. Masih di posisi yang sama, Delpedro kemudian bergabung dengan Lokataru Law and Human Rights Office, pada tahun 2023-2024.
Langkah karier Delpedro Marhaaens di bidang hukum dan penggiat HAM semakin meningkat, setelah terpilih menjadi program assistant di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) pada tahun 2022-2023.
Selain itu, Delpedro Marhaaens juga diketahui pernah menjadi koresponden di BandungBergerak.id pada tahun 2021-2024. Kiprahnya juga semakin diakui setelah tergabung sebagai peneliti dan asisten peneliti di Hakasasi.id dan Lokataru sejak tahun 2019.
Penangkapan Delpedro Marhaaens oleh aparat kepolisian ternyata bukan untuk yang pertama kalinya. Sebelumnya, nama Delpedro sempat mencuat ketika dikabarkan ditangkap usai demonstrasi penolakan RUU Pilkada, di depan Gedung DPR RI tahun 2024.
Baca juga: Profil Ahmad Sahroni, Sosok Pengusaha yang Kini Menjadi Anggota DPR
Profil Delpedro Marhaaen telah lama dikenal sebagai aktivis yang memperjuangkan HAM di Indonesia. Tekadnya semakin tak tergoyahkan, setelah kini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lokataru Foundation.(DK)
