Profil M Qodari, Kepala Kantor Staf Presiden yang Baru

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil M. Qodari menarik perhatian masyarakat paska dilantik sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP). Qodari menggantikan Letjen TNI (Purn) AM Putranto yang menempati jabatan sebelumnya.
Diambil dari buku Ekonomi Kelembagaan, Wihana Kirana Jaya (2021:44), KSP dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 26 Tahun 2015. Tugasnya sebagai pengawasan dan pengendalian pembangunan, serta menangani isu-isu strategis.
Profil M Qodari sebagai Peneliti dan Pemerhati Politik
Profil M. Qodari dikenal sebagai peneliti sekaligus pengamat politik. Pria kelahiran Palembang, tanggal 15 Oktober 1973 ini, adalah pendiri lembaga survei Indo Barometer.
Qodari menyelesaikan pendidikan bidang Psikologi Sosial program sarjana (S1) di Universitas Indonesia. Selanjutnya, M. Qodari melanjutkan pendidikan program pascasarjana (S-2) dengan mendalami bidang Political Behavior, di University of Essex, Inggris.
Qodari berhasil lulus pada tahun 2002, dan kembali ke Indonesia. Pada tahun 2016, M. Qodari meraih gelar Doktor Ilmu Politik di Fisipol Universitas Gajah Mada (UGM).
Karier awalnya dimulai sebagai peneliti dengan bergabung pada Centre for Strategic and International Studies (CSIS) tahun 1999. Setahun kemudian, Qodari diangkat sebagai Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI).
Pada tahun 2003, M. Qodari juga terpilih sebagai Chief Editor Majalah Kandidat, Campaign and Election Magazine. Kariernya semakin diperhitungkan, saat ditunjuk sebagai Wakil Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia pada 2005.
Dengan latar belakang pengalaman dan pendidikan yang kuat, baik di dalam negeri maupun luar negeri, M. Qodari lalu mendirikan Indo Barometer. Perusahaan ini merupakan lembaga yang bergerak di bidang survei independen.
M. Qodari sempat berstatus nonaktif di Lembaga Survei Indo Barometer. Hal ini karena dirinya mengusung gagasan tiga periode untuk Presiden Joko Widodo.
Bahkan Qodari sempat mengusulkan pasangan Jokowi-Prabowo pada tahun 2024 (Jokpro2024). Namun, gagasan itu mendapat penolakan keras dari publik.
Sebelum terpilih sebagai Kepala Kantor Staf Presiden, M. Qodari menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan. Selain itu, Qodari juga tercatat sebagai Komisaris Pertamina Hulu Energi.
Baca juga: Profil Djamari Chaniago, Mantan Pangkostrad yang Dilantik Sebagai Menko Polhukam
Profil M. Qodari merupakan Kepala Kantor Staf Presiden yang baru. Qodari dilantik oleh Presiden Prabowo pada hari Rabu, 17 September 2025 di Istana Negara.(DK)
