Profil Maurizio Sarri yang Kini Melatih Klub Serie A Lazio

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi penggemar sepak bola dan Serie A, pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Maurizio Sarri. Akan tetapi, masih banyak belum mengetahui dan penasaran dengan profil Maurizio Sarri.
Terlebih, dirinya sudah berhasil membawa sejumlah prestas bersama tim yang pernah diasuhnya. Kini dirinya menjadi pelatih utama salah satu tim Serie A, Lazio.
Profil Maurizio Sarri sebagai Pelatih Serie A Lazio
Dikutip dari buku The Stars of Football oleh Rodolphe Gaudin (2025) profil Maurizio Sarri merupakan seorang pelatih kelahiran Napoli, Italia yang lahir pada 10 Januari 1959.
Sarri sendiri tidak memiliki karier sepak bola profesional dan hanya mengambil bagian sebagai bek tengah di klub amatir sambil bekerja sebagai bankir. Karier kepelatihannya dimulai pada tahun 2005 di Pescara.
Akan tetapi, kariernya naik turun dan hanya memegang klub-klub yang kurang begitu terkenal. Kemudian pada 11 Juni 2015, dirinya dipilih untuk menjadi salah satu klub tersukses di Serie A, Napoli menggantikan Rafael Benitez yang pindah ke Real Madrid.
Bersama Napoli, Sarri menyelesaikan paruh pertama Serie A musim 2015–16 di tempat pertama dan meraih gelar "Campioni d'Inverno" atau Juara Musim Dingin untuk pertama kalinya dalam 26 tahun.
Selain itu, Napoli di bawah asuhan Sarri selalu finish di posisi 5 besar dalam tabel Serie A. Berkat kesuksesan tersebut, tim besar Chelsea tertarik dengan tangan dinginnya.
Pada 14 Juli 2018, Sarri menjadi pelatih utama Chelsea menggantikan Antonio Conte yang dipecat pada hari sebelumnya. Tahun 2019, Sarri hampir meraih gelar pertama bersama Chelsea pada Final EFL 2019 saat kontra Manchester City. Bahkan pertandingan tersebut berakhir sama kuat 0-0.
Saat waktu pertandingan hampir selesai, Sarri meminta kiper Kepa Arrizabalaga untuk diganti dengan Willy Caballero. Namun Kepa menolak dan sempat beradu mulut. Hasilnya, Chelsea kalah di babak adu penalti dengan skor 4-3.
Meski demikian, Sarri berhasil meraih piala bersama Chelsea dengan memenangi UEFA Europa League musim 2018/2019 setelah menang telak 4-1 dari Arsenal di Olympic Stadium, Baku.
Maurizio Sarri kembali ke tanah kelahirannya setelah ditunjuk sebagai pelatih utama Juventus pada 16 Juni 2019 untuk menggantikan Massimiliano Allegri yang mengakhiri kontraknya lebih cepat.
Dengan tim dengan julukan La Vecchia Signora (Si Nyonya Tua), Sarri berhasil meraih gelar juara Serie A musim 2019/2020. Selain itu, dirinya juga berhasil membawa Juventus ke laga final Coppa Italia dan Supercoppa Italiana meskipun kalah pada babak tersebut.
Kemudian pada 9 Juni 2021, Sarri pindah ke klub Serie A lainnya, Lazio. Pada musim pertamanya, Lazio menduduki peringkat kelima Serie A dan berhak bertanding ke UEFA Europa League 2021/2022.
Pada musim keduanya, Sarri berhasil membawa tim dengan julukan Biancocelesti menempati posisi kedua klasemen akhir Serie A musim 2022/2023. Berkat hasil tersebut, Lazio berhasil bermain di Liga Champions musim 2023/2024.
Setelah musim 2023/2024, Maurizio Sarri mundur dari Lazio dan mengambil cuti selama 15 bulan. Pada 2 Juni 2025, Sarri diangkat kembali menjadi pelatih kepala Lazio dengan kontrak 2 tahun.
Baca Juga: Profil Pelatih PSPS Pekanbaru, Ilham Romadhona
Sekarang sudah mengetahui profil Maurizio Sarri sebagai salah satu pelatih Italia yang cukup berhasil baik di tanah kelahirannya maupun di Inggris. Kini dirinya tengah berusaha bersama Lazio untuk meraih prestasi seperti tahun-tahun sebelum cuti.(MZM)
