Profil Perusahaan Tokopedia di Indonesia beserta Sejarah Singkatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil perusahaan Tokopedia secara umum menggambarkan tentang dua pendirinya, yakni William Tanuwijaya dan Alpha Edison yang melaksanakan misi besar untuk pemerataan ekonomi. Tokopedia berdiri pada tahun 2009 dan sudah mendapatkan banyak penghargaan hingga tingkat internasional. Kabar terakhir dari Tokopedia, yakni kebijakan untuk merger dengan Gojek dan membentuk GoTo. Nah, untuk Anda yang penasaran dengan profil dan sejarah Tokopedia, simak artikel ini sampai akhir, ya.
Profil Perusahaan Tokopedia di Indonesia dan Sejarah Singkatnya
Berikut ini adalah profil perusahaan Tokopedia di Indonesia yang perlu Anda ketahui.
Nama perusahaan: Tokopedia
Tipe bisnis: Anak Perusahaan
Tipe situs: E-commerce
Area layanan: Indonesia
Kantor pusat: Jakarta, Indonesia
Tahun berdiri: 6 Februari 2009
Pendiri: William Tanuwijaya, Leontinus Alpha Edison
Tokoh kunci: William Tanuwijaya (co-founder, CEO), Leontinus Alpha Edison (co-founder, COO)
Industri: Internet
Produk: Perdagangan Berbasis Elektronik
Layanan: Belanja Online
Jumlah karyawan: 4.944 (2021)
Perusahaan induk: GoTo
Website: www.tokopedia.com
Adapun sejarah berdirinya perusahaan Tokopedia adalah sebagai berikut.
Tahun 2009: Tokopedia mulai berintis bisnis di bidang marketplace konsumen ke konsumen.
Tahun 2014: Tokopedia menjadi perusahaan Indonesia pertama yang masuk ke dalam portfolio 2 investor utama, yakni Softbank dan Sequoia.
Tahun 2015: Tokopedia menjadi pelopor pengiriman instan lewat kerjasama dengan perusahaan penyedia transportasi online.
Tahun 2016: Setelah sukses menjalankan marketplace, Tokopedia terus melebarkan sayap ke lini bisnis yang lainnya. Ekspansi awalnya adalah produk digital dan juga fintech.
Tahun 2017: Perusahaan rintisan Jack Ma, Alibaba mengucurkan investasi sebesar 1,1 miliar USD ke Tokopedia.
Tahun 2018: Pendanaan terus mengalir masuk dan Tokopedia kembali mendapat suntikan dana sebesar 1,1 miliar USD dari Alibaba Group dan Softbank Vision Fund.
Tahun 2019: Produk dan layanan Tokopedia terus bertambah hingga berhasil meluncurkan layanan TokoCabang, Tokopedia Salam, dan Tokopedia Play.
Tahun 2020: Tokopedia telah meluncurkan halaman khusus untuk penjualan jasa bernama Tokopedia Jasa.
Tahun 2021: Tokopedia merger dengan Gojek dengan membentuk GoTo. Selain itu, pada tahun ini juga diluncurkan layanan Tokopedia NOW untuk memenuhi barang-barang kebutuhan masyarakat, seperti sembako dengan jaminan stok pasti ada dan langsung kirim.
(Anne)
