Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari Kursi DPR

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama Rahayu Saraswati menjadi perbincangan setelah mengumumkan pengunduran dirinya dari anggota DPR. Profil Rahayu Saraswati pun mencuri perhatian warganet.
Saraswati dikenal sebagai politisi muda dari Partai Gerindra, yang juga merupakan keponakan dari Presiden RI, yaitu Prabowo Subianto. Saraswati merupakan anggota DPR dari dapil III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu) pada Pemilu 2024.
Profil Rahayu Saraswati, Politisi Muda dari Partai Gerindra
Profil Rahayu Saraswati, keponakan Presiden Prabowo Subianto ini mencuri perhatian publik. Saraswati dikenal sebagai politisi dari Partai Gerindra.
Dikutip dari buku Prabowo Subianto: Sang Pemersatu Bangsa karya Sugiat Santoso (2023: 87), Partai Gerindra adalah partai yang didirikan oleh Prabowo Subianto.
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo lahir di Jakarta pada 27 Januari 1986 dan saat ini berusia 39 tahun. Perempuan yang akrab disapa Sara ini memulai pendidikan dasarnya di SD Tarakanita 2 pada tahun 1992 dan menyelesaikannya pada 1998.
Setelah lulus dari sekolah dasar di Jakarta, ia melanjutkan studi ke jenjang menengah pertama di United World College, Singapura, pada periode 1998–1999.
Saraswati viral setelah menyatakan mundur sebagai anggota DPR. Keputusannya ini tentu memicu rasa penasaran dan kontroversi di publik.
Sebelum menjadi politisi, Saraswati dikenal dalam dunia akting. Sara, nama sapaannya, juga menekuni peran sebagai produser film, memperlihatkan komitmennya terhadap industri kreatif.
Tidak hanya itu, Sara juga aktif sebagai aktivis dengan fokus pada isu perdagangan manusia serta perlindungan perempuan dan anak.
Keterlibatannya tampak melalui berbagai organisasi nirlaba, di antaranya PARFI (Perkumpulan Artis Film Indonesia) dan Yayasan Indonesia Mengajar.
Pada tahun 2014, Sara memilih terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Gerindra. Pada tahun 2014, Sara berhasil lolos menjadi anggota DPR mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah IV yang meliputi Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.
Di DPR, Sara ditempatkan di Komisi VIII yang menangani isu sosial, keagamaan, serta perlindungan perempuan dan anak.
Selama masa jabatannya, Sara aktif mendorong lahirnya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) yang kemudian disahkan menjadi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan turut menggalakkan pendidikan politik bagi generasi muda.
Pada Pilkada Tangerang Selatan 2020, Sara mencalonkan diri sebagai wakil wali kota berpasangan dengan Muhammad, meski akhirnya tidak berhasil meraih kemenangan.
Meski gagal, pengalaman tersebut semakin mempertegas citranya sebagai politisi yang berani menghadapi tantangan. Tak lama setelah itu, Sara dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra untuk periode 2020–2025.
Baca Juga: Profil Yudo Sadewa Putra Purbaya Yudhi Sadewa Terlengkap
Itulah profil Rahayu Saraswati, keponakan Presiden Prabowo Subianto yang menggundurkan diri sebagai anggota DPR. (Umi)
