Properti Tari Gending Sriwijaya Lengkap dengan Fungsinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tentu semua orang tahu bahwa Indonesia sangat kaya akan budayanya, termasuk tari tradisional yang sangat banyak. Salah satunya adalah Tari Gending Sriwijaya yang memiliki ciri khas dalam setiap gerakan tariannya. Ada berbagai macam properti Tari Gending Sriwijaya yang harus digunakan oleh setiap penarinya.
Nah, bagi Anda yang ingin tahu tentang properti pada tari tradisional tersebut, simak artikel di bawah ini sampai akhir.
Baca Juga: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Properti Tari
Properti Tari Gending Sriwijaya dan Fungsinya
Mengutip dari Buku Siswa Seni Budaya SMP/MTs Kelas 9 karya Sri Sudaryati dan Boiman (2022:127), Tari Gending Sriwijaya adalah tarian tradisional yang berasal dari Maluku.
Tarian ini memiliki ciri khas pada properti yang digunakan oleh setiap penarinya. Adapun berbagai properti Tari Gending Sriwijaya dan fungsinya adalah sebagai berikut.
Selendang meranti, yakni kain songket khas Palembang yang diikatkan di pinggang penari dan diletakkan pada bagian pending.
Teratai, yakni penutup dada yang terbuat dari beludru dengan aksen manik-manik dan warna yang untuk menimbulkan kesan mewah.
Pending, yakni ikat pinggang yang terbuat dari kuningan dengan bentuk berupa untaian lempengan persegi dan memiliki ukiran motif hewan atau tumbuhan.
Kalung kebo munggah, yakni kalung yang menggambarkan status sosial dan tersusun atas tiga bagian dengan bagian bawah memiliki ukuran yang paling besar dengan warna keemasan.
Tanggai, yakni properti yang terbuat dari perak, kuningan, ataupun jenis logam yang diletakkan pada ujung jari dengan tujuan untuk memberikan kesan lentik pada jari penari.
Tepak, yakni sebuah wadah yang dibawa dengan isinya berupa sekapur sirih serta terbuat dari bahan kayu yang berhiaskan ukiran khas Palembang.
Bunga rampai, yakni bagian belakang kepala penari yang terdiri dari berbagai bunga yang dibuat roncean hingga menjadi bunga rampai.
Sanggul malang, yakni tatanan rambut berbentuk bunga dan kombinasi beringin.
Kelat bahu, yakni properti yang berbentuk seperti burung serta digunakan pada bagian bahu kanan dan kiri penari.
Kelapo tandan, yakni hiasan yang diletakkan pada sanggul berbentuk bunga dan daun yang memiliki makna kasih sayang dan gotong royong.
Demikian ulasan singkat tentang properti Tari Gending Sriwijaya dari Maluku. (Anne)
