Konten dari Pengguna

Proses Kedatangan Islam ke Indonesia Berdasarkan Teori Gujarat dan Buktinya

Berita Terkini
Penulis kumparan
7 Februari 2024 19:36 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi proses kedatangan islam ke Nusantara berdasarkan Teori Gujarat. Foto: Unsplash/Misqal Novio Reeza
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses kedatangan islam ke Nusantara berdasarkan Teori Gujarat. Foto: Unsplash/Misqal Novio Reeza
ADVERTISEMENT
Islam menjadi agama yang paling banyak dianut rakyat Indonesia. Sejarah datangnya Islam ke Indonesia sendiri ada beberapa macam, salah satunya Teori Gujarat. Jelaskan proses kedatangan islam ke Nusantara berdasarkan Teori Gujarat.
ADVERTISEMENT
Meski belum diketahui secara pasti bagaimana Islam berkembang di Indonesia, Teori Gujarat menjadi salah satu yang banyak diperbincangkan. Terlebih, terdapat beberapa bukti yang menguatkan teori yang satu ini.

Proses Kedatangan Islam ke Indonesia Berdasarkan Teori Gujarat

Ilustrasi proses kedatangan islam ke Nusantara berdasarkan Teori Gujarat. Foto: Unsplash/nizar kauzar
Dikutip dari buku Pasang Surut Runtuhnya Kerajaan Hindu-Buddha dan Bangkitnya Kerajaan Islam di Nusantara, Rizem Aizid (2022), jawaban dari pertanyaan jelaskan proses kedatangan islam ke Nusantara berdasarkan Teori Gujarat yakni:
Menurut Teori Gujarat, Islam masuk ke Nusantara berasal dari pedagang asal Gujarat, India pada abad ke-13. Sejarawan yang mendukung teori ini seperti Pijnappel, G.W.J. Drewes, dan dikembangkan oleh Snouck Hurgronje.
Bahkan, Snouck Hurgronje berpendapat ada tiga alasan yang memperkuat Teori Gujarat, yaitu:
ADVERTISEMENT

Bukti Kedatangan Islam ke Indonesia Berdasarkan Teori Gujarat

Ilustrasi bukti kedatangan islam ke Nusantara berdasarkan Teori Gujarat. Foto: Unsplash/Mosquegrapher
Teori Gujarat semakin diperkuat dengan adanya beberapa bukti yang telah ditemukan, di antaranya:

1. Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik Jawa Timur

Batu Nisan di Pasai dan makam Maulana Malik Ibrahim yang wafat pada tahun 1419 M di Gresik memiliki bentuk yang sama.
Moquetta, salah satu sejarawan pendukung teori Gujarat menyimpulkan bahwa batu nisan di Gresik tersebut diimpor dari Gujarat, atau dibuat oleh orang Gujarat. Dengan demikian, temuan ini meruntuhkan teori lainnya, terutama teori Makkah.

2. Keterangan Marcopolo

Marcopolo, seorang penjelajah dari Venesia, Italia memberikan keterangan bahwa dirinya pernah singgah di Perlak pada tahun 1292. Saat tersebut, penduduknya sudah memeluk Islam dan ada banyak pedagang Islam berasal dari India.

Kelemahan Teori Gujarat

Ilustrasi kelemahan Teori Gujarat. Foto: Unsplash/Mufid Majnun
Meskipun berbagai sejarawan dan ditemukannya bukti bahwa Teori Gujarat, akan tetapi teori ini tak lepas dari kelemahan, di antaranya:
ADVERTISEMENT
Itulah penjelasan dari jelaskan proses kedatangan islam ke Nusantara berdasarkan Teori Gujarat. Di samping kelebihan dan kelemahan teori ini, akan tetapi teori ini menjadi salah satu bukti sejarah panjang datangnya Islam di Indonesia.(MZM)