Proses Pembentukan Tulang pada Manusia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan proses pembentukan tulang pada manusia! Tulang adalah salah satu bagian tubuh yang sangat penting sehingga harus dijaga dan dipelajari. Pembentukan tulang rawan menjadi tulang keras disebut sebagai osifikasi.
Osifikasi terjadi pada janin dan juga pada orang dewasa. Terdapat dua jenis osifikasi, yakni osifikasi intramembran dan osifikasi endokondral.
Jelaskan Proses Pembentukan Tulang pada Manusia!
Dikutip dari Biologi untuk Kelas XI Semester 1 SMA, Karmana (2008:94), osifikasi adalah perubahan tulang rawan menjadi tulang keras atau perbaikan tulang yang rusak. Rangka terbentuk secara sempurna pada akhir bulan kedua atau awal bulan ketiga pembentukan embrio.
Namun, rangka tersebut masih berupa kartilago atau tulang rawan. Tulang rawan kemudian dibentuk oleh jaringan mesenkim sehingga mengalami penulangan (osifikasi). Jelaskan proses pembentukan tulang! Berikut penjelasannya.
1. Osifikasi Intramembran
Osifikasi intramembran adalah pembentukan tulang di tengkorak dan tulang pipih yang lain. Beberapa tahapan osifikasi intramembran adalah sebagai berikut.
Pembentukan pusat osifikasi: sel induk pada mesenkim berubah menjadi sel-sel osteoblas. Sel osteoblas kemudian berkumpul dan membentuk pusat osifikasi.
Penyusunan matriks: osteoblas dalam pusat osifikasi mengeluarkan osteoid. Osteoid kemudian akan bercampur dengan kalsium sehingga membentuk tulang berkalsium. Tulang tersebut nantinya akan menyerap osteoblas dan membentuk osteosit.
Periosteum dan weaving: osteoid menempel di sekitar pembuluh darah dan terbentuk trabeculae. Kemudian, akan muncul tulang berongga.
Penyusunan tulang keras: osteoid akan mengeras di sekitar tulang berongga.
2. Osifikasi Endokondral
Osifikasi endokondral merupakan proses pembentukan tulang yang paling umum. Sebagian besar tulang manusia dihasilkan melalui osifikasi endokondral. Berikut beberapa tahapannya.
Periosteum collar: periosteum akan terbentuk di sekitar tulang rawan hialin. Sel induk berubah menjadi sel osteoblas dan mengeluarkan osteoid. Sel osteoblas kemudian akan membentuk bone collar dan mengeras.
Pembentukan rongga: tulang rawan yang menjadi pusat mengalami pembentukan tulang keras di sekitarnya. Hasilnya, tulang rawan tersebut akan hancur dan terbentuk rongga.
Invasi vaskular: pembuluh dara dalam periosteum akan melewati bone collar dan masuk ke rongga tulang rawan. Tulang rawan yang tersisa akan dipecah dan membentuk tulang keras.
Elongasi: osteosit, osteoklas, dan pembuluh darah yang menyerang tulang akan membuat poros tulang memanjang.
Baca juga: Retak Tulang Disebut Juga Fraktur, Ini Penjelasannya
Jelaskan proses pembentukan tulang pada manusia! Demikian penjelasan tentang osifikasi yang bisa dipelajari agar semakin memahami pembentukan tulang manusia. (KRIS)
