Konten dari Pengguna

Proses Perumusan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perumusan Naskah Proklamasi. (Foto: https://flickr.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perumusan Naskah Proklamasi. (Foto: https://flickr.com)

Tahukah kamu bahwa terdapat peristiwa yang berperan penting dalam pembacaan proklamasi kemerdekaan Indonesia? Peristiwa Rengasdengklok dan proses perumusan naskah proklamasi merupakan peristiwa yang berperan penting dalam pelaksanaan pembacaan proklamasi.

Dikutip dari buku Siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) SMP/MTs Kelas 7 yang ditulis oleh Sri Nurhayati & Iwan Muharji (2021: 16), peristiwa Rengasdengklok terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00 WIB. Pada saat itu para pemuda membawa Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta ke daerah Rengasdengklok, sebelah utara Kota Karawang, Jawa Barat. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah Jepang mempengaruhi Soekarno Hatta dan sekaligus mendesak kedua tokoh penting tersebut agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa Rengasdengklok berakhir setelah Soekarno dan Hatta menyetujui untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia selambat-lambatnya tanggal 17 Agustus 1945.

Proses Perumusan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Ilustrasi Perumusan Naskah Proklamasi. (Foto: https://flickr.com)

Dikutip dari buku Sejarah 3 SMA Kelas XII Program Ilmu Sosial yang ditulis oleh Sardiman (2008), perumusan teks proklamasi dilakukan pada tanggal 16 Agustus 1945 di rumah Laksamana Maeda. Teks proklamasi merupakan hasil dari buah pikiran Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo.

Berikut isi teks proklamasi:

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoesaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia,

Soekarno/Hatta

Soekarno menuliskan konsep proklamasi pada secarik kertas, sedangkan Moh. Hatta dan Ahmad Subardjo menyumbangkan pikirannya secara lisan. Teks proklamasi kemudian ditandatangani oleh dua orang saja, yaitu Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Ide tersebut diusulkan oleh seorang tokoh pemuda bernama Sukarni. Adapun Fatmawati berperan dalam menjahit bendera merah putih yang akan dikibarkan pada saat proklamasi kemerdekaan.

Pembacaan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia berlangsung pada hari Jumat 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB di Jalan Pegangsaan Timur No. 56. Itulah proses perumusan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)