Puasa 10 Muharram dan Dalilnya dalam Hadits Shahih

Penulis kumparan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa 10 Muharram merupakan salah satu puasa sunnah yang dianjurkan dalam Islam karena keutamaannya yang bermanfaat. Anjuran amalan puasa 10 Muharram ini disebutkan dengan jelas dalam hadits shahih. Bagaimana isi hadisnya? Berikut ini uraian singkat mengenai keutamaan puasa 10 Muharram dan juga dalil dari hadits shahih yang menganjurkannya.
Dalil Puasa 10 Muharram dan Keutamaannya
Dalam Islam, kita mengetahui bahwa sederet amalan puasa sunnah yang sangat dianjurkan untuk diamalkan, salah satunya adalah puasa 10 Muharram. Amalan puasa sunnah ini dipaparkan secara rinci dalam buku berjudul Dahsyatnya 7 Puasa Wajib, Sunnah, & Thibbun Nabawi yang disusun oleh Maryam Kinanthi N (2017:14) bahwa puasa sunnah adalah ibadah puasa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan dilakukan di luar bulan suci Ramadan.
Tak hanya itu, dalam buku ini juga disebutkan bahwa terdapat bermacam-macam amalan puasa sunnah, salah satunya adalah puasa 10 Muharram atau yang juga biasa dikenal dengan nama puasa Asy Syura. Puasa sunnah ini dianjurkan Nabi karena keutamaannya yang melimpah. Hal tersebut seperti yang dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim berikut ini:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
Artinya: “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163)
Tak hanya itu, amalan puasa 10 Muharram ini juga memiliki keutamaan lainnya yang juga disebutkan dalam buku berjudul Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah yang disusun oleh Nur Solikhin (2018:76). Dalam buku ini dijelaskan bahwa pahala orang yang menjalankan puasa pada hari Asyura cukup besar. Keutamaan bagi umat Muslim yang menunaikan puasa As syura adalah Allah berjanji akan menghapus dosa-dosa bagi tiap umat Islam pada satu tahun yang lalu.
Keutamaan tersebut seperti yang disabdakan Nabi dalam hadits berikut ini:
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
Artinya: “Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura (puasa 10 Muharram) akan menghapus dosa setahun yang lalu.”(HR. Muslim no. 1162).
Itulah beberapa dalil yang menyebutkan anjuran dan juga keutamaan puasa 10 Muharram atau puasa As Syura. Mari kita persiapkan diri untuk dapat menunaikan puasa 10 Muharram yang akan kita amalkan dalam waktu dekat ini. (DAP)
