Konten dari Pengguna

Puisi Pahlawan Tak Dikenal, Isi dan Maknanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi pahlawan tak dikenal, Photo by Joseph Corl on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi pahlawan tak dikenal, Photo by Joseph Corl on Unsplash

Salah satu karya sastra yang disajikan dalam bahasa yang indah adalah puisi. Pada puisi, penulis menyalurkan perasaannya lewat rangkaian kata yang indah dan penuh makna. Salah satu contoh karya sastra itu adalah puisi pahlawan tak dikenal.

Ditulis oleh Toto Sudarto Bachtiar, penyair Indonesia angkatan tahun 1950-an, Puisi Pahlawan Tak Dikenal bercerita tentang gugurnya para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Para pejuang yang tidak diketahui nama dan identitasnya. Bagaimana bait-bait puisi tersebut?

Bait Puisi Pahlawan Tak Dikenal

Ilustrasi puisi pahlawan tak dikenal, Photo by Joseph Corl on Unsplash

Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD, SMP, SMA dan SMK, salah satu materi adalah tentang puisi, karya sastra Indonesia. Siswa diajarkan untuk membuat puisi, menparafrasa puisi ke dalam tulisan siswa, dan belajar tentang makna-makna yang terkandung dalam puisi.

Mengutip buku Puisi dan Bulu Kuduk, Acep Zamzam Noor (2021:269), puisi adalah kata-kata yang dirangkai secara indah, berima, yang bersifat imajinatif.

Salah satu puisi yang sering dijadikan contoh pembelajaran adalah Puisi Pahlawan Tak Dikenal karya dari Toto Sudarto Bachtiar. Puisi bertema pahlawan ini menyiratkan perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia di masa penjajahan. Puisi-puisi dengan semangat membara, keberanian, patriotisme dan nasionalisme.

Berikut ini isi dari puisi tersebut:

Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring

Tetapi bukan tidur, sayang

Sebuah lubang peluru bundar di dadanya

Senyum bekunya mau berkata, kita sedang perang

Dia tidak ingat bilamana dia datang

Kedua lengannya memeluk senapang

Dia tidak tahu untuk siapa dia datang

Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang

Wajah sunyi setengah tengadah

Menangkap sepi padang senja

Dunia tambah beku di tengah derap dan suara merdu

Dia masih sangat muda

Hari itu 10 November, hujanpun mulai turun

Orang-orang ingin kembali memandangnya

Sambil merangkai karangan bunga

Tapi yang nampak, wajah-wajahnya sendiri yang tak dikenalnya

Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring

Tetapi bukan tidur, sayang

Sebuah peluru bundar di dadanya

Senyum bekunya mau berkata: aku sangat muda.

1955

Baca Juga: Kumpulan Puisi Hari Pahlawan untuk Meningkatkan Rasa Nasionalisme

Puisi Pahlawan Tak Dikenal ini bermakna perjuangan dari seorang prajurit muda yang tidak diketahui identitasnya, yang berjuang hingga titik darah penghabiskan. Semangat dari pejuang tersebut memberikan makna agar selalu mencintai negara tercinta, Indonesia.(IJS)