Konten dari Pengguna

Puisi tentang Maulid Nabi yang Narasinya Ringkas, tapi Maknanya Mendalam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi tentang Maulid Nabi. Sumber: Unsplash/Arka Roy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Maulid Nabi. Sumber: Unsplash/Arka Roy

Maulid Nabi merupakan hari penting yang tercantum dalam kalender Masehi versi Indonesia. Umat muslim di Indonesia kerap mengadakan serangkaian kegiatan saat Maulid Nabi. Salah satu di antaranya dapat memuat pembuatan puisi tentang Maulid Nabi.

Puisi merupakan karya sastra yang umum menjadi sarana untuk mengungkapkan perasaaan. Selaras dengan fungsi tersebut, puisi pun dapat menjadi wadah bagi umat muslim yang hendak mengungkapkan kebahagiaan saat Maulid Nabi.

Contoh Puisi tentang Maulid Nabi dengan Makna Mendalam

Ilustrasi Puisi tentang Maulid Nabi. Sumber: Unsplash/Hana El Zohiry

Maulid Nabi merupakan hari penting yang akan segera tiba. Menurut kalender Masehi versi Indonesia, Maulid Nabi akan berlangsung pada 5 September 2025.

Dikutip dari buku Millenial Nusantara, Ali dan Lilik (2017: 182), Maulid Nabi adalah tradisi memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw. Menurut pandangan Islam, Nabi Muhammad saw. lahir pada 12 Rabiulawal Tahun Gajah.

Beberapa umat muslim di Indonesia kerap mengadakan kegiatan zikir, mengaji, dan/atau selawat saat hari peringatan kelahiran Nabi Muhammad saw. Selain itu, ada pula pihak yang mengadakan kegiatan pembuatan puisi tentang Maulid Nabi.

Puisi mengenai Maulid Nabi dapat memuat ungkapan perasaan bahagia atau kagum atas kelahiran Nabi Muhammad saw. Berikut ini adalah contoh puisi dengan narasi ringkas, tetapi memiliki makna yang mendalam.

Rasulullah, Nabi dan Rasul Panutan Kami

Tempat ini indah bagi para pengejar dunia

Segala hal dapat dicapai dengan penuh usaha

Semua bebas melakukan apa saja

Seolah tanpa aturan, faktanya itu semua tidak nyata

Di tengah kemelut duniawi

Allah Swt. mengutus nabi untuk kami

Nabi dan rasul terakhir di muka bumi

Nabi Muhammad saw. panutan kami

Penyempurna ajaran para nabi terdahulu

Mencermikan sikap teladan dan wahyu

Allah Swt. selalu benar dalam menentukan

Rasulullah saw. menerima wahyu Al-Qur’an

Kitab yang kini menjadi pedoman kami

Pedoman untuk menjalani hidup di bumi

Agar selamat hingga ke akhirat

Agar tetap sesuai syariat

Baca juga: Kapan Maulid Nabi 2025? Ini Tanggal dan Sejarah Singkatnya

Puisi tentang Maulid Nabi dalam uraian di atas merupakan karangan penulis. Setiap orang dapat membuat puisi sesuai dengan preferensi masing-masing. Hal penting dalam puisi mengenai Maulid Nabi adalah menggunakan bahasa yang santun. (AA)