Konten dari Pengguna

Ragam Pakaian Adat Maluku yang Unik dan Menarik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

illustrasi ragam pakaian adat Maluku yang unik. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
illustrasi ragam pakaian adat Maluku yang unik. Sumber: www.unsplash.com

Salah satu keindahan dan keistimewaan Indonesia terletak pada ragam adat dan budaya yang berbeda-beda di setiap daerah, tak terkecuali pada pakaian adat. Masing-masing daerah memiliki ciri khas pakaian adat yang menarik, termasuk pakaian adat Maluku yang khas.

Keunikan Pakaian Adat Maluku

Ada beberapa ragam pakaian adat Maluku yang unik dan menarik. Di antaranya Baju Cele, Kebaya Dansa, Pakaian Nona Rok, Busana Mustiza, dan Manteren Lamo. Seperti apa keempat pakaian adat tersebut? Simak selengkapnya dalam penjelasan berikut ini.

  • Baju Cele Baju Cele merupakan pakaian adat Maluku, dan biasanya dipakai dalam upacara-upacara adat di Maluku. Baju ini biasa dikombinasikan dengan kain salele di pinggang. Dalam buku Mengenal Rumah Adat, Pakaian Adat, Tarian Adat, dan Senjata Tradisional (2009:62) terbitan Penebar Cif dijelaskan bahwa pakaian adat Maluku terbagi dua yaitu untuk pria dan untuk wanita. Para pria menggunakan kemeja berenda dilapisi jas lengan panjang berwarna hitam atau merah dan celana panjang model cutbray dan ikat pinggang, sedangkan para wanita menggunakan baju cele berupa kebaya pendek berkanji dan bersuji dengan bawahan rok. Baju ini dilengkapi kalung panjang, anting, dan cincin dan merupakan pakaian adat Ambon.

  • Pakaian Adat Kebaya Dansa Pakaian ini biasanya digunakan saat pesta rakyat oleh lelaki. Untuk pakaian adat kebaya dansa ini bentuknya seperti kemeja leher bundar tanpa kancing.

illustrasi ragam pakaian adat Maluku yang unik. Sumber: www.unsplash.com
  • Pakaian Nona Rok Pakaian ini berasal dari Maluku Tenggara, berupa kebaya putih tangan panjang dengan lengan kancing dari kain brokat halus dengan motif kembang kecil-kecil berwarna merah atau oranye.

  • Manteren Lamo Pakaian ini merupakan pakaian adat dari Maluku Utara yang khusus digunakan oleh para keturunan raja atau para sultan dari kerajaan di Maluku dan merupakan peninggalan dari kerajaan Ternate dan Tidore. Para laki-lakinya menggunakan jas tertutup warna merah dengan kancing besar dari perak, dilengkapi dengan bordir emas di ujung tangan, leher, dan saku.

  • Busana Mustiza Pakaian ini merupakan pakaian adat pengantin yang merupakan hasil akulturasi budaya dari Ambon - Portugis. Pakaian adat tersebut diberi nama oleh orang Portugis sebagai Mustiza atau Mestiezen.

Selain kelima baju ini masih banyak lagi keunikan pakaian adat Maluku yang mempesona, misalnya kebaya hitam Gereja, kain Silungkang, dan masih banyak lagi. Semoga artikel ini bermanfaat. (AGI)