Ragam Upacara Adat Yogyakarta dan Keunikannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Upacara adat Yogyakarta merupakan salah satu keunikan yang dapat Anda temukan di kalangan masyarakat Yogyakarta. Bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh mengenai upacara adat yang masih dilakukan masyarakat Yogyakarta hingga saat ini, mari kita simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut.
Macam-macam Upacara Adat Yogyakarta dan Keunikannya
Yogyakarta merupakan salah satu daerah yang ada di Pulau Jawa yang dikenal sebagai salah satu daerah istimewa yang cukup populer dengan keragaman budaya yang sangat unik. Keunikan dan keragaman budaya yang ada di Yogyakarta ini rupanya mengundang perhatian bagi mayoritas masyarakat baik dari dalam maupun luar negeri.
Dalam buku yang berjudul Sejarah Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta: Mobilitas Sosial DI. Yogyakarta Periode Awal Abad Dua Puluhan (1993:14), disebutkan bahwasanya Kota Yogyakarta yang dikenal dengan julukan sebagai kota pelajar ini juga merupakan salah satu pusat pergerakan perjuangan bangsa Indonesia bersama Kota Bandung dan Jakarta. Maka tak heran jika di Yogyakarta kita dapat menemukan berbagai situs sejarah yang saat ini dijadikan tempat wisata.
Selain dikenal dengan destinasi wisatanya yang unik dan menarik, Yogyakarta juga cukup dikenal sebagai daerah yang memiliki keragaman budaya dan upacara adat yang bahkan hingga saat ini masih dirayakan masyarakat setempat. Apa saja upacara adat Yogyakarta? Ini dia daftar upacara adat Yogyakarta beserta keunikannya:
Upacara Grebeg: Upacara yang diadakan setiap tiga kali dalam satu tahun kalender Jawa. upacara ini diselenggarakan dengan pembagian sedekah sultan kepada rakyat sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas kemakmuran kerajaan.
Upacara Tumplak Wajik: Upacara pembuatan makanan khas Yogyakarta yang terbuat dari beras ketan dengan gula kelapa yang dikenal dengan nama wajik. Upacara ini dilakukan untuk mengawali pembuatan pareden dalam upacara Grebeg.
Upacara Sekaten: Upacara Keraton Yogyakarta yang dilaksanakan selama 7 hari dengan tujuan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Upacara Siraman Pusaka dan Labuhan: Upacara siraman pusaka dan labuhan yang diadakan dengan tujuan untuk membersihkan dan merawat pusaka kerajaan yang dimiliki. Upacara ini dilaksanakan di empat tempat dalam kondisi tertutup dan hanya diikuti oleh keluarga kerajaan.
Itu dia sederet upacara adat Yogyakarta dan keunikannya yang dapat Anda lihat langsung saat berwisata di Yogyakarta. Terus jaga dan lestarikan keragaman budaya di Indonesia agar tetap kekal abadi selamanya. (DAP)
